PEKA Mampu Mengubah Pola Pikir Penerima Manfaat Dari Konsumtif Menjadi Produktif
- 21 Agt 2026 23:55 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta : Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Gambir Imam Santoso mengatakan, Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA) diharapkan mampu mengubah pola pikir penerima manfaat dari konsumtif menjadi produktif. Peserta didorong memanfaatkan manfaat yang diterima bukan hanya untuk kebutuhan sesaat, tetapi sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi keluarga.
“Kami memberikan ruang bagi penerima manfaat untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan melihat peluang yang dapat memberikan nilai tambah,” ujarnya, Sabtu, 21 Agustus 2026.
Ia berharap peserta mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari maupun kegiatan ekonomi produktif.
Imam menegaskan BPJS Ketenagakerjaan akan terus mendorong edukasi dan pemberdayaan penerima manfaat melalui sinergi dengan berbagai pihak.
Semangat PEKA, katanya, memastikan manfaat jaminan sosial memberikan dampak lebih besar, dari sekadar menerima manfaat, kemudian mampu mengelolanya secara produktif, mengembangkan potensi, hingga menciptakan kemandirian dan kesejahteraan keluarga.
Diberitakan sebelumnya, Soft Launching Nasional PEKA dipusatkan di Bandung, Selasa lalu. Sejalan dengan semangat Hari Kemerdekaan untuk terus maju dan berdaya. Kegiatan tersebut diresmikan Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat dan Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain yang mewakili Wali Kota Bandung.
Pelaksanaannya juga diikuti secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Mengusung semangat Value Beyond Protection, PEKA menjadi bukti bahwa perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tidak berhenti ketika manfaat telah diterima. Semangat pemberdayaan ini juga sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengapresiasi inisiatif BPJS Ketenagakerjaan tersebut karena menghadirkan pendampingan setelah manfaat diberikan. Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan uang atau santunan, tetapi juga memastikan manfaat tersebut dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan.
“Idenya luar biasa. Menurut saya, ini harus kita apresiasi,” ujarnya.
Ia menilai PEKA berpotensi melahirkan tenaga kerja mandiri dan wirausaha baru. Kementerian Ketenagakerjaan juga siap berkolaborasi memberikan pendampingan agar penerima manfaat maupun ahli waris mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan hingga menciptakan lapangan kerja baru.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat mengatakan PEKA berangkat dari perhatian terhadap keberlanjutan manfaat yang diterima pekerja maupun ahli waris. Manfaat tersebut diharapkan tidak hanya menjadi penopang kebutuhan jangka pendek, tetapi juga bekal membangun kemandirian ekonomi.
“Kami ingin mendorong shifting dari konsumtif menjadi produktif, dari menerima manfaat menjadi memiliki daya, dan pada akhirnya menjadi mandiri,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan PEKA tidak semata diukur dari jumlah pelatihan atau peserta, melainkan dari kemampuan penerima manfaat memperoleh penghasilan dan kembali mandiri. Sebanyak 1.426 penerima manfaat mengikuti rangkaian PEKA yang digelar serentak di 45 titik di seluruh Indonesia.
"Pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan peserta dan potensi ekonomi daerah, mulai dari kewirausahaan, digital marketing, content creator, kuliner, kerajinan, florist, barista, laundry, tata rias, menjahit, reseller, hingga berbagai jenis usaha lainnya," ujarnya.
Pelaksanaan program mengedepankan kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dunia usaha, perbankan, perguruan tinggi, lembaga pelatihan, komunitas, dan berbagai mitra strategis. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat ekosistem pemberdayaan sehingga penerima manfaat tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga memiliki akses untuk mengembangkan usaha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....