Kenali Penemu Sejarah Perkembangan Jam Tangan Perlu Diketahui

  • 12 Jul 2024 17:54 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Manokwari: Sejarah jam tangan, justru datang dari pria Jerman bernama Peter Henlein. Peter dianggap sebagai penemu jam tangan dan menjadikan jam tangan sebagai aksesori mewah pada masanya.


Melihat jam tangan tertua di dunia, jawabannya adalah jam tangan milik Elizabeth I dari Inggris sebagai hadiah dari Robert Dudley pada abad ke-16. Jam tangan tersebut merupakan jam tangan atau jam saku baru pada saat itu karena merupakan jam saku dengan gelang dan tali kulit.


Dilansir dari Jumatan.com, Konsep jam tangan sendiri sudah ada sejak abad ke-16 berupa jam tangan khusus yang diberikan Robert Dudley kepada Ratu Elizabeth I dari Inggris untuk diselipkan ke lengannya. Konsep jam tangan sendiri sudah ada sejak abad ke-16 yang berupa jam khusus untuk disematkan di lengan pemberian Robert Dudley kepada Ratu Elizabeth I dari Inggris.


Namun, banyak yang menganggap jika sejarah jam tangan tak lepas dari Abraham-Louis Breguet, sebagai pencipta jam tangan pertama, yang kala itu ditujukan untuk Caroline Murat, saudari Napoleon dan ratu dari Kota Napoli. Bentuk dan fungsi dari jam yang awalnya sebagai jam saku maupun jam kalung mulai mengalami pergeseran sebagai jam yang disematkan di pergelangan tangan.


Meskipun pada awalnya jam yang digunakan di tangan hanya dikhususkan untuk kaum perempuan sebagai perhiasan. Seiring dengan fungsi dan kebutuhannya, semenjak Perang Dunia I, jam dapat digunakan sebagai bagian dari penentuan strategi saat perang.


Mulai pada tahun 1923, John Harwood menciptakan jam tangan dengan automatic winding pertama, dan mulai diproduksi oleh Hamilton Watch Company, sebuah produsen jam asal Lancaster, Pennsylvania, Amerika Serikat (yang sekarang sudah di bawah Swatch Group) pada tahun 1957.


Meskipun dalam hal akurasinya, jam tangan produksi Hamilton masih memerlukan pembaharuan dan pada tahun 1961 Hamilton memperbaharui penghantar elektrik pada jamnya. Di masa lalu, kuarsa digunakan pada jam tangan besar, tetapi tidak pada jam tangan kecil.


Pada tahun 1967, CEH akhirnya memproduksi prototipe pertama jam tangan kuarsa. Namun, Seikola lah yang menciptakan Quartz Astron sebagai jam tangan kuarsa pasar massal pertama dan mempelopori teknologi kuarsa yang digunakan oleh pembuat jam di seluruh dunia, termasuk Jepang dan Amerika Serikat.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....