Waspada Aplikasi Judi Online Terinstal Tanpa Sengaja

  • 01 Jul 2024 12:11 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Aplikasi judi online bisa saja terinstal tanpa sengaja pada gawai (gadget). Oleh sebab itu, masyarakat diminta rutin memeriksa apa saja aplikasi yang terinstal pada gadget mereka. Jika terdapat aplikasi dengan kata kunci casino, poker, slot, maka masyarakat diminta menguninstal atau menghilangkan aplikasi tersebut dari gadget-nya.

Dosen S2 Rekayasa Teknologi Informasi, Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang, Dr. Rakhmat Arianto, S.ST., M.Kom mengatakan, hal itu biasanya terjadi saat masyarakat membuka situs (website) tertentu melalui peramban yang terpasang pada gadget mereka. Situs tersebut terkadang menampilkan iklan aplikasi judi online yang tidak sengaja terklik sehingga aplikasi judi online otomatis terinstal.

Menurutnya, anak-anak muda pengguna game online juga patut mewaspadai apabila menjumpai iklan-iklan pada game online yang sering dimainkan. Tidak jarang pula dijumpai, iklan-iklan judi online dipublikasikan secara terang-terangan pada aplikasi game online.

“Masyarakat awam biasanya kurang sadar akan hal ini. Biasanya ada pop-up iklan yang tidak sengaja diklik dan aplikasinya otomatis terinstal. Anak-anak muda yang sering main game, game-nya gratis tetapi banyak iklannya itu perlu diwaspadai. Iklan-iklan itu jangan asal diklik,” ucapnya, Senin (1/7/2024).

Rakhmat Arianto mengungkapkan, pemilik gadget perlu mencurigai berbagai layanan dari sejumlah situs yang diberikan secara gratis. Biasanya pembuat situs menggratiskan layanan yang ditawarkan, namun sebagai kompensasi mereka memasang iklan sebanyak-banyaknya. Iklan tersebut disamarkan pada fitur-fitur yang hendak digunakan, namun saat diklik mengarah pada iklan terlebih dahulu.

“Gambar iklannya samar tidak terlihat, tetapi ketika diklik biasanya mengarah ke iklan terlebih dahulu. Domain situs AC.ID sekalipun yang dikhususkan untuk akademik bisa dibobol iklan judi online. Kalau kita pikir kan tidak mungkin institusi akademik memasang iklan judi online,” ungkapnya.

Rakhmat Arianto lantas menggambarkan, keberadaan aplikasi judi online pada gawai salah satunya bisa dideteksi dari penggunaan paket data yang tidak sewajarnya. Oleh sebab itu, pengguna gawai bisa rutin memeriksa aplikasi apa saja yang paling banyak menggunakan data. Sebab aplikasi judi online cenderung banyak memakan data, karena pada saat yang bersamaan diakses oleh banyak pengguna atau pemain.

“Ketika sudah terinstal aplikasi judi online, istilahnya penggunaan data itu tidak sewajarnya sehari-hari yang biasa kita gunakan. Misalnya kita hanya suka membuka media sosial selama 1-2 jam, tetapi datanya yang terpakai lebih dari dua giga. Nah, kita cek lagi aplikasi apa yang kira-kira paling banyak menggunakan data,” jelasnya.

Rakhmat Arianto menambahkan bahwa aplikasi judi online memiliki algoritmanya sendiri. Saat masyarakat pertama kali memainkannya, mereka dibuat sering menang sehingga mereka merasa diuntungkan. Tetapi pada beberapa kali permainan ke depan, masyarakat pasti akan mengalami kekalahan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....