Gandeng UMKM, Tim Eunoia UMM Beri Workshop Tunjang Kreativitas dan Produktivitas
- 28 Mei 2023 08:45 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Team Eunoia Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membantu perkembangan salah satu UMKM di Kota Malang yakni ‘Punya Chingu’. Kegiatan ini merupakan pelatihan praktis mata kuliah Praktikum Public Relations Ilmu Komunikasi UMM.
Ketua Kelompok Eunoia, Rahmi Nadhifatul Nisak mengatakan, Malang seringkali dijuluki kotanya mahasiswa dikarenakan banyaknya kampus-kampus unggulan yang berada di Malang. Banyaknya mahasiswa di Malang membuat perkembangan di era globalisasi ini cepat masuk dan menyebar, salah satunya budaya korea.
“Mulai dari bahasa, selera musik, hingga fashion. fenomena ini disebut dengan Korean wave. Istilah Korean wave sering digunakan untuk merujuk pada industri hiburan, khususnya musik K-Pop. Akibatnya, virus Korean Wave menginfeksi banyak pria dan wanita muda, menulari mereka dengan kecintaan terhadap penampilan idolanya, termasuk pakaian yang dikenakan, gaya rambut, riasan, dan aksesoris atau pernak-pernik yang dikenakan,” ungkap Rahmi, Minggu (28/5/2023).
Melihat hal ini, team Eunoia tidak dapat berpaling terhadap potensi yang dimiliki Punya Chingu. Punya Chingu merupakan sebuah usaha produk Handmade manik-manik yang berdiri dari tahun 2014. Saat ini Punya Chingu lebih berfokus pada bidang fashion aksesoris manik-manik handmade dengan berkonsep korean girly aesthetic look.
“Melalui praktikum event management Public Relation 3 ini, team Eunoia menyampaikan ide-ide kreatif untuk mengembangkan bisnis Punya Chingu dan bagaimana cara mengimplementasikan hal tersebut. Eunoia menggandeng Punya Chingu untuk meningkatkan kreatifitas serta mengenalkan nama Punya Chingu kepada masyarakat Malang sebagai UMKM handmade manik-manik,” katanya.
Setelah melakukan riset dan mengolahnya, terbentuklah beberapa program yang dapat dijalankan guna membantu Punya Chingu untuk lebih dikenal oleh masyarakat Malang Raya.
“Acara utama pada kolaborasi kali ini adalah Workshop Beading Class dengan beberapa rangkaian acara di dalamnya, seperti kelas meronce, pameran, runway fashion show dan juga beberapa booth untuk memeriahkan acara utama tersebut. Nama program ini adalah ‘Mangu’s Day’ yang diambil dari kata Maniknya Chingu,” tuturnya.
Kegiatan ini yang akan dilaksanakan pada 24 Juni 2023 mendatang ini bertujuan untuk memperkenalkan produk Punya Chingu dengan cara bagaimana pembuatan produk, sehingga peserta partisipan dapat mengetahui kualitas produk dari Punya Chingu.
“Dalam acara ini juga bertema kan pastel dan cream yang mana mulai dari desain interior hingga pemilihan produk workshop akan sesuai dengan background Punya Chingu. Untuk perlengkapan desain interior, akan didiskusikan dan dibantu oleh pihak Malang Town Square dimana tempat Mangu’s Day ini diadakan agar acara dapat berjalan dengan lancar,” ujar Rahmi.
Mangu’s Day adalah kegiatan workshop class yang dapat diikuti siapapun yang ingin mengembangkan kreativitasnya dalam bidang aksesoris manik-manik. Setelah pemateri Punya Chingu memberikan informasi tentang bagaimana Punya Chingu membuat produknya, para peserta workshop bisa dengan bebas untuk mengkreasikan idenya mulai dari pemilihan warna, bentuk manik, hingga panjang manik-manik yang ingin dibuat.
“Setelah workshop class selesai, rangkaian acara selanjutnya adalah pameran hasil workshop dari beberapa peserta yang terpilih. Nantinya ada beberapa meja yang dibawahnya kami tempelkan stiker secara random, yang mana stiker tersebut adalah penentu produk siapa saja yang akan di display pada sesi kegiatan pameran,” kata dia.
Dari peserta workshop yang hadir akan diberikan stiker untuk menampilkan produk mana yang paling ia sukai. Tidak hanya peserta workshop, pengunjung diluar juga akan diberikan kesempatan untuk menempelkan stiker sehingga acara pameran akan lebih hidup dan ramai.
“Dan rangkaian acara terakhir adalah runway fashion show yang bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana produk Punya Chingu saat dipakai,” imbuhnya.
Rahmi menambahkan, sebelum melaksanakan kegiatan yang sudah dirancang, team Eunoia memaparkan ide-ide tersebut di rumah owner Punya Chingu. Pemaparan ini dilakukan oleh team Eunoia di hadapan owner sekaligus marketing dari Punya Chingu, pembimbing praktikum event management Public Relation 3 yakni Jamroji, S.Sos., dan beberapa asisten praktikum.
“Kolaborasi ini dilakukan dengan tujuan membekali mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam bidang Public Relation dengan terjun langsung kepada masyarakat, agar setelah melewati praktikum ini mahasiswa mampu menjadi seorang Public Relation yang terampil. Tujuan dari adanya pitching ini untuk memaparkan ide-ide dari team Eunoia dalam kegiatan kolaborasi bersama Punya Chingu demi kelancaran kegiatan yang sudah kami rancang,” paparnyq.
“Diharapkan pada kolaborasi ini bisa menjadi langkah strategis untuk mempererat kemitraan dengan industri terkait. Dengan demikian, rencana pengembangan kreativitas di masyarakat dapat berjalan dengan baik dan juga lebih dikenalnya Punya Chingu oleh masyarakat Kota Malang,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....