Gerhana Bulan Total Hiasi Langit Indonesia 7–8 September
- 28 Agt 2025 13:56 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Fenomena langka akan menghiasi langit Indonesia pada 7–8 September 2025.
Gerhana Bulan Total (GBT) dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari fase awal hingga puncaknya.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut, peristiwa itu akan berlangsung dalam tujuh fase, dengan puncaknya terjadi pada 8 September pukul 01.11 WIB.
Gerhana Bulan terjadi ketika cahaya Matahari terhalang oleh Bumi sehingga tidak sepenuhnya sampai ke Bulan.
Peristiwa itu hanya terjadi saat fase purnama ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Pada fase total, Bulan akan masuk ke bayangan inti Bumi (umbra), membuatnya tampak berwarna merah.
“Cahaya matahari yang melewati atmosfer Bumi akan terhambur, sehingga cahaya dengan panjang gelombang pendek seperti biru akan tersebar lebih banyak, sementara cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang seperti merah akan lolos dan mencapai permukaan Bulan, sehingga Bulan tampak merah,” ujar BMKG.
Jadwal Gerhana Bulan Total di Indonesia:
P1 (Penumbra mulai): 22.26 WIB
U1 (Sebagian mulai): 23.26 WIB
U2 (Total mulai): 00.30 WIB
Puncak gerhana: 01.11 WIB
U3 (Total berakhir): 01.53 WIB
U4 (Sebagian berakhir): 02.56 WIB
P4 (Penumbra berakhir): 03.56 WIB
Fenomena itu juga bisa diamati dari Asia, Australia, Eropa, dan Afrika. Bagi yang ingin menyaksikan secara daring, BMKG menyediakan siaran langsung melalui https://www.youtube.com/live/l1Sx0FG8EYE?si=H1eTJ60eiBPssAEW.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....