Kemenkes Dukung Program Quick Win Presiden 2025-2029

  • 15 Jan 2025 21:37 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyambut baik program Quick Win Presiden 2025-2029 yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis dan membangun rumah sakit berkualitas di seluruh Indonesia. Dalam rangka mendukung program ini, pemerintah memprioritaskan pengadaan alat kesehatan dalam negeri sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi kepada Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI) atas kontribusinya yang besar dalam mendorong kemandirian industri alat kesehatan di Tanah Air. Menurut Budi, peran ASPAKI dalam mengembangkan industri alat kesehatan sangat penting untuk mencapai visi tersebut, di mana Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan alat kesehatan dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di pasar global.

"Pemerintah berkomitmen untuk mendukung pengembangan industri alat kesehatan nasional. Langkah strategis seperti ini akan mengurangi ketergantungan pada impor dan mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan berkualitas untuk seluruh masyarakat Indonesia," ujar Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan juga menekankan pentingnya memperkuat industri alat kesehatan dalam negeri. Luhut menegaskan bahwa keberhasilan program Quick Win sangat bergantung pada peningkatan kapasitas produksi alat kesehatan yang mampu memenuhi standar internasional dan dapat digunakan di seluruh rumah sakit di Indonesia.

Industri alat kesehatan Indonesia, yang semakin berkembang, telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Dengan 17 dari 19 alat kesehatan prioritas nasional kini diproduksi di dalam negeri, diharapkan Indonesia dapat memenuhi kebutuhan domestik sekaligus memperluas ekspor alat kesehatan ke pasar internasional, khususnya Afrika yang memiliki potensi pasar besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....