Membidik Peluang Ekonomi Baru lewat Forum Ekonomi Timur
- 05 Sep 2026 12:59 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto menjadi tamu kehormatan dalam Forum Ekonomi Timur atau Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 Rusia
- Indonesia-Rusia berkomitmen meningkatkan kerja sama disektor pertanian, antariksa hingga energi nuklir
- Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan pembuatan kapal ikan canggih
- PT Pupuk Indonesia akan membangun pabrik pupuk di Vladivostok, Rusia
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan posisi Indonesia terbuka untuk membangun hubungan dan kerja sama dengan semua negara, termasuk dengan berbagai kekuatan besar dunia. Sikap Indonesia sangat jelas yakni nonblik, tidak tergabung dalam aliansi militer tertentu dan Indonesia menghormati semua kekuatan baik di barat maupun timur.
“Indonesia telah sangat terbuka selama beberapa dekade, kami terbuka mengenai kebijakan-kebijakankami, kami ingin memiliki hubungan terbaik dengan semua negara, dengan semua kekuatan besar. Kami, berdasarkan tradisi nonblok, kami tidak tergabung dalam aliansi militer mana pun, kami menghormati semua kekuatan,” kata Presiden Prabowo menegaskan.
Presiden Prabowo juga menegaskan Indonesia memiliki sikap independen sekaligus terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh mitra dibidang ekonomi atau perdagangan. Menurutnya, Indonesia menawarkan hubungan perdagangan yang adil kepada negara-negara yang ingin menjalin kerja sama.
“Secara ekonomi, kami juga independen, dan kami ingin bekerja sama dengan semua sahabat kami. Kami ingin bekerja sama dengan semua negara, hal ini sangat terbuka sejak hari pertama, kami menawarkan perdagangan yang adil,” kata Kepala Negara.
Presiden Prabowo menegaskan, Indonesia tidak ingin menjalin kerja sama hanya untuk berhadapan dengan kelompok lainnya. Kepala Negara menyebut Indonesia akan memberikan perlakuan yang adil dan setara kepada seluruh mitra yang datang dan ingin bekerja sama dengan Indonesia.
“Kami tidak akan bekerja sama dengan satu kelompok untuk melawan kepentingan kelompok lain, kami akan memperlakukan semua orang yang ingin datang ke Indonesia secara adil. Kami akan memberikan perlakuan yang sama kepada semua orang yang datang ke Indonesia dan kami bernegosiasi, kami tidak ingin mengancam siapa pun, jadi, itulah posisi kami,” kata Presiden Prabowo.

Adapun Presiden Putin menyoroti posisi strategis Indonesia dalam percaturan global. Menurut Presiden Putin, Indonesia merupakan salah satu negara terbesar di dunia dengan jumlah penduduk Muslim terbesar.
“Indonesia bukan hanya negara terbesar dengan populasi Muslim terbesar, tetapi juga salah satu negara terbesar di dunia. Apa pun jenis kebijakan yang sedang dijalankan di bagian dunia mana pun, anda harus memperhitungkan hal ini juga,” kata Presiden Putin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....