Tragedi Main Hakim Sendiri di Bali: Nyawa Melayang, Keadilan Dipertanyakan

  • 29 Jul 2026 13:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Seorang pria berinisial KD meninggal dalam dugaan pengeroyokan massal di wilayah Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.
  • KD dilaporkan tidak pulang ke rumah selama tiga hari tanpa memberikan kabar kepada keluarganya sebelum peristiwa tragis terjadi.
  • Keluarga mengenang KD sebagai sosok pekerja keras yang peduli dengan pendidikan anaknya hingga akhir hayatnya.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ikut menyoroti kasus amuk massa yang menyebabkan pria berinisial KD di Tabanan, Bali. Lembaga tersebut menilai anak-anak korban juga memperhatikan secara serius karena ikut merasakan dampak psikologis dari kejadian tersebut.

Sebelumnya beredar video yang menampilkan salah satu anak korban menangis saat jenazah ayahnya tiba di rumah duka. Menurut KPAI, kondisi tersebut menunjukkan anak menjadi korban tidak secara langsung sehingga memerlukan perlindungan dari berbagai pihak.

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, mengatakan negara memiliki tanggung jawab memastikan hak-hak anak terpenuhi setelah kehilangan orang tuanya. Menurutnya, pendampingan psikososial, lingkungan yang aman, serta keinginan pendidikan menjadi kebutuhan yang harus segera dipenuhi.

“Anak membutuhkan perlindungan psikososial, pendampingan jangka panjang, dan jaminan kemiskinan pendidikan,” ujarnya, Selasa 28 Juli 2026. “Demikian pula dengan lingkungan aman untuk tumbuh dan berkembang.”

Jasra juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak hanya fokus pada proses hukum terhadap para pelaku pengeroyokan. Menurut dia, dampak jangka panjang terhadap kondisi mental anak korban sama pentingnya untuk mendapatkan perhatian bersama.

Jasra menegaskan pemulihan psikologis anak membutuhkan waktu yang tidak singkat, sehingga harus dilakukan secara bertahap. Pendampingan tersebut diharapkan mampu membantu anak melewati trauma akibat kehilangan ayah pada peristiwa tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....