Dari Bansos hingga Gabah, Semua Bermuara ke KDKMP
- 29 Jul 2026 00:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah menyiapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai simpul layanan negara di desa, mulai dari bansos, pupuk bersubsidi, penyerapan hasil pertanian, hingga layanan kesehatan
- Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan KDKMP bukan supermarket, melainkan infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan subsidi, bantuan, dan menyerap hasil produksi masyarakat
- Kementan menilai KDKMP akan memangkas rantai distribusi pertanian sehingga meningkatkan posisi tawar petani dan memperkuat ekonomi desa
- Kemensos akan mengintegrasikan penyaluran bantuan sosial secara bertahap melalui KDKMP dengan uji coba di sekitar 900 koperasi yang telah siap beroperasi
- Pemerintah memastikan mekanisme bank penyalur dan PT Pos Indonesia tetap berjalan sesuai fungsi masing-masing, terutama untuk wilayah 3T, lansia, dan penyandang disabilitas
Selain sektor pertanian, KDKMP juga akan dimanfaatkan sebagai simpul pelayanan sosial. Kementerian Sosial menjadi salah satu kementerian yang akan mengintegrasikan berbagai layanan bantuan melalui koperasi desa.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan terdapat empat peran utama Kemensos dalam pengembangan KDKMP. Seluruhnya telah diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.
"Yang pertama mendorong seluruh keluarga penerima manfaat menjadi anggota KDMP. Kemudian penyaluran bansos dan pembelanjaan kebutuhan pokok dilakukan melalui KDMP secara bertahap," katanya.
Menurutnya, pola tersebut tidak hanya mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat. Aktivitas ekonomi desa juga ikut bergerak karena transaksi dilakukan di lingkungan tempat tinggal penerima manfaat.
"Ini tentu mendekatkan layanan. Sekaligus menggerakkan ekonomi desa," ucapnya.
|
Selanjutnya,
Dimulai dari Uji Coba
|
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....