Dari Bansos hingga Gabah, Semua Bermuara ke KDKMP

  • 29 Jul 2026 00:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah menyiapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai simpul layanan negara di desa, mulai dari bansos, pupuk bersubsidi, penyerapan hasil pertanian, hingga layanan kesehatan
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan KDKMP bukan supermarket, melainkan infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan subsidi, bantuan, dan menyerap hasil produksi masyarakat
  • Kementan menilai KDKMP akan memangkas rantai distribusi pertanian sehingga meningkatkan posisi tawar petani dan memperkuat ekonomi desa
  • Kemensos akan mengintegrasikan penyaluran bantuan sosial secara bertahap melalui KDKMP dengan uji coba di sekitar 900 koperasi yang telah siap beroperasi
  • Pemerintah memastikan mekanisme bank penyalur dan PT Pos Indonesia tetap berjalan sesuai fungsi masing-masing, terutama untuk wilayah 3T, lansia, dan penyandang disabilitas

Pemerintah kini masih menyelesaikan RPerpres Tata Kelola Penyelenggaraan KDKMP sebagai pedoman pelaksanaan lintas kementerian. Di saat yang sama, pemerintah terus mempercepat kesiapan kelembagaan koperasi di berbagai daerah.

Hingga kini sebanyak 83.382 KDKMP telah berbadan hukum dan 79.707 telah memiliki akun SIMKOPDES. Sebanyak 60.794 koperasi telah memiliki NIB serta 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih tengah dikembangkan.

Menutup rakor, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah akan terus mengawal percepatan operasional KDKMP. Ia berharap manfaat koperasi segera dirasakan masyarakat setelah seluruh tata kelola diselesaikan.

"Kita sedang membangun lebih dari 83 ribu desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Seluruh proses akan kita kawal agar Koperasi Desa Merah Putih benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....