Pemerintah Perkuat Antisipasi El Nino 2026
- 04 Jul 2026 22:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah memperkuat mitigasi menghadapi potensi El Nino dan kemarau 2026
- Antisipasi dilakukan untuk menjaga produksi pangan dan stabilitas inflasi daerah
- BMKG, BNPB, Kementerian PU, dan Kementan menyiapkan langkah lintas sektor
- Strategi mencakup modifikasi cuaca, penguatan infrastruktur air, hingga pompanisasi
- Kepala daerah diminta memperkuat kesiapsiagaan sesuai kondisi wilayah masing-masing
Selain kesiapan tampungan, pemerintah juga memperkuat dukungan peralatan menghadapi kekeringan. Sebaran pompa dan mesin bor telah disiapkan di berbagai wilayah Indonesia.
Pada 2026, tercatat tersedia 1.222 unit mobile pump secara nasional. Selain itu terdapat 9.221 pompa alkon dan 40 unit mesin bor.
Ditjen SDA juga menyiapkan dukungan konservasi serta pengembangan sumber air tahun 2026. Program tersebut diarahkan untuk menjaga layanan irigasi dan kebutuhan masyarakat.
Dukungan tersebut terdiri atas 17.400 unit irigasi perpompaan dan 3.500 unit irigasi perpipaan. Kemudian terdapat 3.700 bangunan konservasi serta 9.000 pemeliharaan jaringan irigasi tersier.
Selain itu, pemerintah menyiapkan 57.303 pompa air sebagai bagian dukungan pengamanan air. Peralatan tersebut disebar untuk memperkuat daerah yang berpotensi mengalami kekeringan.
Arnold menjelaskan, terdapat beberapa langkah strategis menghadapi kekeringan tahun 2026. Salah satunya menyiagakan posko penanggulangan bencana termasuk command center.
"Koordinasi terus dilakukan bersama BMKG, BNPB, dan kementerian lembaga terkait. Sinkronisasi diperlukan agar kesiapsiagaan menghadapi kekeringan berjalan optimal," katanya.
Pemerintah juga melakukan monitoring penyediaan air untuk wilayah rawan kekeringan. Monitoring dilakukan melalui pengecekan sarana SDA, inventarisasi lokasi rawan, dan percepatan kegiatan berjalan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....