Uji Nyali: Batas Tipis Hiburan Misteri dan Realitas Penonton
- 12 Jun 2026 14:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Program uji nyali yang diumumkan komunitas horor Jepang, Annya Obake, menuai beragam tanggapan dari kalangan warganet Indonesia.
- Sejumlah warganet mempertanyakan kredibilitas penyelenggara serta mekanisme pelaksanaan kegiatan yang disebut memiliki risiko tertentu.
- Kontroversi Annya Obake akhirnya berkembang melampaui isu mistis karena menyentuh aspek kepercayaan publik terhadap informasi digital.
Parapsikolog Citra Prima menjadi salah satu sosok yang kerap mendampingi paranormal tradisional dalam program Dunia Lain. Kehadirannya memberikan perspektif tersendiri untuk menjelaskan berbagai fenomena yang sering muncul selama pelaksanaan uji nyali di lokasi.
Ia mengaku beberapa kali pernah ditegur ‘makhluk astral’ di lokasi syuting, karena perilaku paranormal yang berpura-pura atau berlebihan. Paranormal tradisional saja, kata dia, sering dianggap tidak sopan oleh makhluk astral di lokasi syuting.
"Kalau sudah eksis mereka lupa batasnya sampai mana. Akhirnya jadi megalomania, itu yang seringkali terjadi," ujarnya.
Baginya, upaya mengulas uji nyali dan penampakan, atau adanya peserta yang kerasukan, tidak bisa dijelaskan secara ilmiah. Ia mengakui topik-topik supranatural, termasuk bidang parapsikologi yang dia geluti, masuk ranah pseudo-science.
"Kalau ilmiah ini kan hitungannya di frekuensi beta, dalam arti frekuensi yang disadari seluruh fisik indera. Sementara supernatural itu di frekuensi paling tinggi, di frekuensi alfa," katanya, menjelaskan.
Ia turut mengklaim tidak ada rekayasa dari adegan-adegan seram atau mistis di layar televisi. Jika anda masih tidak percaya pada klaim para kru, itu hak masing-masing.

Parapsikolog Citra Prima dalam siniar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Kamis 7 April 2022 (Foto: YouTube/Curhat Bang Denny Sumargo)
Sebelumnya, acara Dunia Lain ini sempat terhenti lalu kemudian hadir kembali pada tahun 2013 dengan [Masih] Dunia Lain. Citra Prima mengisi acara tersebut pada tahun 2013 hingga akhir 2014.
Bisa dikatakan, acara tersebut kemudian meledak dan membuat stasiun televisi lainnya berlomba-lomba menghadirkan acara yang sama. Cikal bakal program uji nyali tersebut membuat stasiun TV itu membuat program yang sama dengan alur cerita yang kreatif dan menghibur.
Karena hal itu, stasiun TV tersebut sempat memperoleh julukan tak resmi sebagai stasiun ‘TV Misteri’. "Kita juga sempat dicap jadi TV misteri jadinya, padahal kan dulu pegangannya talkshow dan komedi," ujar Ule.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....