Kontroversi Tembak di Tempat hingga Penerjunan TNI, untuk Berantas Aksi Begal
- 25 Mei 2026 18:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kepolisian Daerah Metro Jaya (PMJ), telah menangkap 173 pelaku kejahatan begal di Jakarta
- Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menilai, kehadiran Bataliyon Tempur Pembangunan (BTP) di daerah-daerah dapat menekan tingktar kriminalitas
- Pro-kontra instruksi Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf dalam melakukan penindakan tembak di tempat bagi pelaku begal
- ICJR menolak pelibatan personel TNI dalam penanganan kejahatan begal
KEJAHATAN kriminal perampasan di jalanan atau yang dikenal sebagai Begal, belakangan ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi warga Jakarta. Secara masif tindakan begal ini, marak beredar di media sosial dan mengundang perhatian publik hingga memunculkan tagline 'Jakarta darurat begal'.
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (Ditreskrimum PMJ) menyatakan, akan membentuk tim khusus untuk memburu pelaku begal. Hal ini untuk memastikan tindak kejahatan begal tidak menjamur, di berbagai sudut kota Jakarta.
"Kami sudah siapkan Tim Pemburu Begal yang siap beraksi 24 jam untuk bersama-sama kita menjaga Jakarta lebih aman lagi," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, saat konferensi persnya, Jakarta, Jumat 15 Mei 2026.

Hal tersebut diungkapkan Kombes Pol Iman, dikarenakan tingkat kejahatan begal kian meningkat setiap harinya. Bahkan berdasarkan catatan kepolisian, sebanyak 1,283 laporan tindakan kriminalitas dari masyarakat, sepanjang 1-22 Mei 2026.
Dari 1.283 laporan tersebut dirincikannya sebanyak 631 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 386 kasus pencurian. Selanjutnya, terdapat 209 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan 27 kasus pencurian dengan kekerasan (curas).
Dari laporan yang masuk, 870 tempat kejadian perkara (TKP), dengan total tersangka 173 orang pelaku begal. Dari ratusan tersangka ini, tim pemburu begal berhasil menangkap 38 tersangka, sementara 135 lainnya diamankan jajaran Polres.
Polda Metro Jaya bersama Polres jajaran mengungkap 127 laporan polisi dengan 173 tersangka. Sebanyak 38 tersangka ditangani Polda Metro dan 135 tersangka ditangani Polres jajaran.
"Polda Metro Jaya bersama Polres jajaran mengungkap 127 laporan polisi dengan 173 tersangka. Sebanyak 38 tersangka ditangani Polda Metro dan 135 tersangka ditangani Polres jajaran," ujar Direskrimum PMJ, Kombes Pol Iman.
|
Selanjutnya,
Tembak Pelaku Begal
|
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....