Pilah Sampah dari Rumah Jadi Harapan Baru Atasi Krisis Limbah

  • 18 Mei 2026 11:56 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah mendorong pemilahan sampah dari rumah untuk mengurangi volume limbah menuju TPA.
  • Gerakan pilah sampah diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, bank sampah, dan edukasi lingkungan.
  • Perubahan perilaku masyarakat dinilai menjadi tantangan utama pengelolaan sampah berkelanjutan di perkotaan.

Berbagai workshop pengolahan sampah digelar dalam peringatan hari ulang tahun ke-10 Bank Sampah Mawar Biru Kota Tegal. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi pengolahan limbah rumah tangga bagi masyarakat.

Pelatihan yang diselenggarakan meliputi pembuatan ekoenzim, keset dari kaos kaki bekas, hingga pot tanaman dari galon dan botol plastik. Peserta workshop berasal dari berbagai kalangan masyarakat.

Anak-anak, pelajar, hingga warga umum terlihat mengikuti pelatihan pengolahan sampah tersebut. Kegiatan itu sekaligus mendorong masyarakat lebih kreatif memanfaatkan barang bekas.

Duta Genre Kota Tegal 2025 sekaligus perwakilan Bank Sampah Mawar Biru, Fariz Satria Tsalatsa, mengatakan peserta diminta membawa bahan bekas masing-masing. Langkah tersebut dilakukan agar peserta dapat langsung mempraktikkan pengolahan sampah.

“Jadi peserta itu membawa bahan masing-masing, di sini kami hanya menyediakan pelatihan. Dan nanti ketika barang sudah jadi, silahkan peserta bisa membawa pulang gitu,” ujar Fariz Satria Tsalatsa.

Menurut Fariz, kegiatan tersebut tidak hanya mengajarkan keterampilan kreatif kepada masyarakat. Workshop juga diarahkan mengurangi volume sampah rumah tangga yang masih banyak terbuang.

Ia menilai pengolahan sampah secara rutin dapat memberi dampak positif terhadap lingkungan sekitar. Selain mengurangi limbah, hasil olahan sampah juga dapat dimanfaatkan kembali dalam kehidupan sehari-hari.

“Dan itu juga secara terus-menerus. Secara bertahap gitu juga pasti akan mengurangi sampah jika dilaksanakan secara rutin gitu,” kata Fariz.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa sampah tidak selalu menjadi barang buangan. Dengan edukasi dan kreativitas, sampah dapat diolah menjadi produk bernilai guna.

Kebiasaan memilah sampah dari rumah diharapkan mampu mengurangi pencemaran dan volume sampah harian. Upaya tersebut juga membuka peluang ekonomi sekaligus menjaga kualitas lingkungan masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....