Revitalisasi Sekolah Jadi Prioritas Nasional untuk Pemerataan Pendidikan

  • 09 Mei 2026 23:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo menargetkan seluruh sekolah di Indonesia selesai direvitalisasi pada 2028 sebagai bagian prioritas pembangunan pendidikan nasional
  • Pemerintah mengalokasikan anggaran besar untuk revitalisasi 71.744 sekolah pada 2026 dengan prioritas wilayah bencana, sekolah rusak berat, dan daerah 3T
  • Revitalisasi sekolah dinilai tidak cukup hanya membenahi infrastruktur, tetapi juga harus meningkatkan kualitas pembelajaran serta kesejahteraan guru

Komisi X DPR merespons target pemerintah yang ingin merevitalisasi 71.700 sekolah di Indonesia. Mereka meminta prioritas utama revitalisasi tersebut harus diberikan kepada sekolah-sekolah di wilayah 3T yang kondisinya paling memprihatinkan.

"Penambahan target menjadi 71.700 sekolah adalah langkah positif," kata Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian, Minggu 15 Februari 2026. Namun, lanjut dia, pelaksanaannya harus berbasis pada pemetaan kebutuhan yang objektif dan transparan.

Politisi PKB itu mengungkapkan kesenjangan pendidikan di wilayah 3T sangat terlihat dan paling nyata terjadi. Menurut dia, banyak bangunan sekolah di wilayah 3T rusak dan tidak layak pakai.

Karena itu, pemerintah pusat perlu bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pendataan dan eksekusi revitalisasi. "Termasuk memastikan pengawasan yang ketat agar anggaran benar-benar tepat sasaran," ucapnya.

Lalu menjamin Komisi X DPR akan terus mengawal kebijakan dan anggaran pendidikan. "Demi program revitalisasi berjalan efektif dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....