Invasi Ikan Sapu-Sapu: Ancaman Serius Ekosistem Air Tawar Indonesia

  • 22 Apr 2026 07:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ikan sapu-sapu sebagai spesies invasif mengancam ekosistem air tawar dengan mendominasi habitat dan menekan ikan lokal.
  • Aktivitas menggali dasar perairan meningkatkan kekeruhan air dan mengganggu rantai makanan serta fotosintesis.
  • Pemerintah dan pakar mendorong pengendalian populasi melalui penangkapan, teknologi, serta pemanfaatan alternatif bernilai ekonomi.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan melakukan penangkapan massal ikan sapu-sapu di sejumlah titik. Langkah ini bertujuan menekan populasi spesies invasif secara cepat.

Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar memastikan proses penguburan sesuai rekomendasi keagamaan. Ia menegaskan prosedur dilakukan setelah ikan dipastikan mati.

"Agar tidak menimbulkan kekeliruan ke depannya, kami melaksanakan proses ini sesuai saran MUI. Hari ini sudah berjalan dengan baik," ujar Anwar dikutip dari berita resmi Beritajakarta.id, Selasa 21 April 2026.

Pemerintah mengerahkan sekitar 60 personel gabungan dalam operasi tersebut. Target penangkapan mencapai lima ton ikan sapu-sapu di wilayah terdampak.

"Pada kegiatan kali ini, ditargetkan sebanyak lima ton ikan sapu-sapu kita tangkap. Pada Jumat lalu, petugas berhasil mengumpulkan sekitar 5,3 ton ikan sapu-sapu," katanya.

Penurunan populasi ikan lokal menjadi alasan utama penangkapan intensif tersebut. Kondisi ini berkaitan dengan predasi telur oleh ikan sapu-sapu.

"Populasi ikan lokal menurun. Karena telur-telurnya dimangsa oleh ikan sapu-sapu," ucapnya.

Kegiatan penangkapan direncanakan berlangsung rutin dua kali setiap pekan. Upaya ini diharapkan memperbaiki kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....