Invasi Ikan Sapu-Sapu: Ancaman Serius Ekosistem Air Tawar Indonesia

  • 22 Apr 2026 07:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ikan sapu-sapu sebagai spesies invasif mengancam ekosistem air tawar dengan mendominasi habitat dan menekan ikan lokal.
  • Aktivitas menggali dasar perairan meningkatkan kekeruhan air dan mengganggu rantai makanan serta fotosintesis.
  • Pemerintah dan pakar mendorong pengendalian populasi melalui penangkapan, teknologi, serta pemanfaatan alternatif bernilai ekonomi.

INVASI ikan sapu-sapu di perairan Indonesia menunjukkan ancaman serius terhadap keseimbangan ekosistem air tawar. Fenomena ini ditandai dominasi spesies asing yang menekan keberadaan ikan lokal.

Ikan sapu-sapu yang berasal dari famili Loricariidae berkembang pesat di berbagai sungai dan danau. Spesies ini memiliki kemampuan adaptasi tinggi sehingga cepat mendominasi habitat baru.

Penelitian ilmiah mencatat peningkatan signifikan populasi ikan sapu-sapu dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini memperlihatkan pergeseran komposisi spesies di ekosistem perairan.

Badan Riset dan Inovasi Nasional mencatat dominasi ikan ini di Sungai Ciliwung. Data penelitian tahun 2023 hingga 2024 menunjukkan kelimpahan tinggi spesies tersebut.

Perilaku ikan sapu-sapu yang menggali dasar perairan memperparah kondisi lingkungan air. Aktivitas ini mengangkat sedimen sehingga meningkatkan kekeruhan air secara signifikan.

Kekeruhan air menghambat penetrasi cahaya matahari ke dalam perairan. Kondisi ini mengganggu proses fotosintesis tumbuhan air yang berperan menghasilkan oksigen.

Dalam kajian ilmiah yang dipublikasikan di jurnal Zoological Studies, dampak ekologis tersebut memperlihatkan ancaman serius terhadap keseimbangan rantai makanan di perairan. Kondisi ini menjadi dasar perlunya intervensi kebijakan pengendalian populasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....