Caroline Ajak Hidup Masa Kini Lewat Single Baru
- 04 Okt 2025 05:37 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Musisi independen Prancis - Kolombia, Caroline A. Rivas, kembali menunjukkan perjalanan artistiknya melalui single terbaru berjudul “Je Décide Vivre au Présent.”
Lagu ini menjadi bagian dari album terbarunya bertajuk Authentique, yang menandai pergeseran musikal Caroline menuju warna yang lebih terang, enerjik, dan penuh perayaan kehidupan.
Dengan lirik berbahasa Prancis yang sarat makna, “Je Décide Vivre au Présent” menjadi seruan bagi pendengar untuk melepaskan beban masa lalu dan menemukan kedamaian dalam kehadiran saat ini. Lewat vokal tulus, alunan piano emosional, serta aransemen yang mengalir, Caroline mengajak pendengarnya membangun kembali hubungan dengan diri sendiri.
Lirik “Je décide vivre au présent, j’apprécie être vivant, j’imagine futur maintenant, se dessine un drapeau blanc” menjadi pengingat sederhana namun kuat bahwa hidup sepenuhnya di masa kini adalah langkah awal menuju masa depan yang lebih baik.
Album Authentique sendiri lahir secara spontan di studio Grenoble, berisi delapan lagu dengan warna musik yang lebih cerah dan ritmis dibandingkan karya-karya awalnya. Caroline memadukan nuansa Latin, chanson Prancis, hingga sentuhan kontemporer, menciptakan harmoni musikal yang menolak format baku namun tetap universal dalam pesan dan resonansinya.
Media Prancis bahkan menyebut Authentique sebagai album yang “lumineux, rythmé et sans détour” yang artinya terang, penuh gerak, dan tanpa kompromi. Lagu-lagu seperti “Car Moi J’aime la Vie” dan “Je Décide Vivre au Présent” menegaskan semangat barunya: spontan, jujur, dan dipenuhi energi positif.
Lebih dari sekadar musisi, Caroline dikenal sebagai sosok multidimensi: penyanyi, pianis, accordionist, penulis lagu, pendidik musik, hingga komedian stand-up. Aktivitasnya terbentang luas dari panggung Eropa hingga Karibia, mulai dari konser di gereja, teater, hingga klub musik.
Putri dari maestro accordion Kolombia, Antonio Rivas, ini telah menekuni musik sejak usia lima tahun. Caroline meraih gelar juara akordeon se-Eropa di usia 10 tahun, kemudian memperdalam piano di konservatori Gap, Marseille, dan Montpellier. Memiliki kemampuan oreille absolue (telinga absolut), ia menulis dan menggubah musiknya secara intuitif, terinspirasi dari pengalaman pribadi, spiritualitas, serta filsafat kontemporer.
“Je Décide Vivre au Présent adalah tentang keberanian untuk hidup penuh di saat ini. Ini lagu tentang kebebasan, cahaya, dan vibrasi positif,” ungkap Caroline dalam rilis resminya kepada RRI Malang melalui label Shockss Record.
Sebagai musisi independen sejati, Caroline menulis, menyusun, memproduksi, hingga mempromosikan sendiri karyanya. Dengan akar budaya Prancis dan Kolombia, musiknya mencerminkan harmoni dua identitas, sensitivitas mendalam, serta pesan universal tentang kehidupan.
Melalui album Authentique dan single “Je Décide Vivre au Présent”, Caroline menegaskan dirinya sebagai salah satu suara paling unik di ranah musik independen global, seorang seniman yang mengubah kerentanan menjadi kekuatan, dan musik menjadi energi penyembuh. (IyanMD)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....