Film The Monkey: Adaptasi yang Penuh Kekerasan Lucu
- 15 Jan 2025 15:54 WIB
- Ende
KBRN, Ende: Osgood Perkins, sutradara film The Monkey, memastikan adaptasi karya Stephen King ini akan dipenuhi adegan kekerasan yang dibalut dengan unsur komedi. Film yang dijadwalkan tayang pada 21 Februari 2025 ini berkisah tentang dua saudara kembar, Hal dan Bill (diperankan oleh Theo James), yang harus menghadapi kutukan sebuah mainan monyet. Mainan itu menyebabkan kematian setiap kali membenturkan simbalnya.
“Kami sengaja menghadirkan lebih banyak darah daripada yang mungkin dimiliki tubuh manusia. Jika Anda mengejar komedi, maka Anda harus bermain dengan ekstrem, bukan hal-hal yang subtil,” ungkap Perkins dalam wawancaranya dengan Empire, selasa (14/1/2025).
Menurut Perkins, salah satu elemen menarik dari film ini adalah bagaimana adegan kematian dibuat sedemikian rupa hingga terkesan seperti rangkaian kejadian yang saling terkait, atau yang ia sebut sebagai “Rube Goldbergian connectivity.” Ia juga menekankan perbedaan besar antara The Monkey dan karya sebelumnya, Longlegs, yang lebih mengedepankan teror secara perlahan. Dibandingkan Longlegs yang mendapatkan pujian karena atmosfer horor yang lambat namun mencekam, The Monkey justru menyuguhkan pendekatan baru yang lebih ringan dengan kematian-kematian yang terkesan kartun. Dalam wawancaranya, Perkins mengaku senang dapat mengeksplorasi berbagai rasa dalam genre horor.
“Kenapa harus menyajikan makanan yang sama setiap hari? Saya bangga dengan perbedaan besar antara kedua film ini,” tuturnya.
Selain Theo James, film ini juga dibintangi oleh Tatiana Mansley sebagai ibu kedua saudara tersebut dalam kilas balik, Elijah Wood sebagai Ted Hammerman, serta sejumlah aktor lain seperti Colin O'Brien, Rohan Campbell, Sarah Levy, dan Nicco Del Rio. Beberapa di antaranya diperkirakan menjadi korban kutukan mainan monyet dengan adegan kematian yang brutal namun tetap menghibur. “Ketika seseorang meledak, percayalah, itu akan sangat berantakan,” ucap Perkins.
Trailer film ini sudah memberikan gambaran bagaimana elemen komedi bercampur dengan adegan berdarah-darah yang unik. Salah satu momen penting adalah saat mainan monyet tersebut membunuh ibu si kembar ketika mereka masih kecil, menciptakan keseimbangan antara teror emosional dan komedi gelap. Pendekatan semacam ini dinilai akan membuat The Monkey menonjol dibandingkan film horor lainnya.
Dengan unsur kekerasan yang ditekankan dalam presentasi horor-komedi, The Monkey menjadi salah satu film adaptasi Stephen King yang paling dinanti. Perpaduan elemen teror dan kelucuan tidak hanya menonjolkan kemampuan Perkins dalam menghadirkan horor dengan cara berbeda, tetapi juga membawa warna baru dalam dunia sinema. The Moneky menurut jadwal akan ditayangkan pada tanggal 21 februari 2025 di biokop.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....