Komunitas Dite Adventure Ajak Pendaki Bawa Pulang Sampah Demi Kelestarian Alam
- 31 Jul 2026 20:36 WIB
- Ende
Poin Utama
- Komunitas Dite Adventure Manggarai terus mengajak para pendaki dan pencinta alam untuk menjaga kebersihan gunung dengan membawa pulang sampah masing-masing setelah beraktivitas di alam.
- Ketua Komunitas Dite Adventure, Fransiskus Xaverius W. Gatum, S.H, mengatakan kebiasaan sederhana tersebut menjadi langkah awal membangun kepedulian terhadap lingkungan.
- Ia berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, terlibat dalam upaya menjaga alam melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
RRI.CO.ID, Manggarai – Komunitas Dite Adventure Manggarai terus mengajak para pendaki dan pencinta alam untuk menjaga kebersihan gunung dengan membawa pulang sampah pribadi setelah melakukan aktivitas di alam. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk menjaga kelestarian kawasan wisata alam sekaligus membangun kesadaran lingkungan.
Ketua Komunitas Dite Adventure, Fransiskus Xaverius W. Gatum, S.H, mengatakan setiap pendaki memiliki tanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan selama perjalanan. Menurutnya, kepedulian terhadap alam dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
"Yang paling penting ketika naik gunung adalah membawa pulang sampah pribadi. Kalau melihat sampah di jalur pendakian dan memungkinkan untuk dipungut, silakan dibawa turun," ujarnya dalam Program Komunitas Bicara Pro 1 RRI Ende, pada Selasa 14 Juli 2026
Fransiskus menjelaskan Komunitas Dite Adventure berdiri pada 13 Juli 2020 sebagai wadah bagi anak-anak muda yang memiliki minat terhadap kegiatan mendaki gunung dan berkemah di Kabupaten Manggarai. Sejak awal, komunitas tersebut tidak hanya berfokus pada kegiatan petualangan, tetapi juga pada upaya pelestarian lingkungan.
Ia mengatakan kepedulian terhadap alam diwujudkan melalui berbagai aksi nyata. Kegiatan yang dilakukan antara lain bersih-bersih kawasan wisata serta penanaman pohon di sejumlah lokasi yang membutuhkan perhatian.
Fransiskus mengungkapkan komunitasnya pernah mengangkut puluhan karung sampah dari kawasan wisata Poco Likang akibat meningkatnya jumlah pengunjung. Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas wisata harus diikuti dengan tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan.
Selain melakukan aksi lapangan, Dite Adventure juga terus memberikan edukasi kepada para pendaki agar tidak meninggalkan sampah dan tetap menjaga kelestarian alam. Fransiskus berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang terlibat dalam menjaga lingkungan melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....