HPI Ende Dorong Penerapan Wisata Ramah Lingkungan

  • 29 Jul 2026 08:45 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Cabang Ende mendorong penerapan wisata ramah lingkungan sebagai upaya menjaga kelestarian destinasi sekaligus meningkatkan kualitas pariwisata daerah. Kesadaran wisatawan dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar potensi wisata tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Hal tersebut disampaikan anggota HPI Cabang Ende, Cahyadi, dalam program CLBK (Cerita Langsung Bersama Komunitas) Pro 2 RRI Ende, Kamis, 16 Juli 2026.

Menurut Cahyadi, aktivitas wisata harus berjalan seiring dengan upaya melindungi lingkungan sehingga manfaat ekonomi dari sektor pariwisata tidak dibayar dengan kerusakan alam.

"Jangan mengambil sesuatu kecuali gambar, jangan membunuh sesuatu kecuali waktu, dan jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak," ujar Cahyadi.

Ia mengatakan prinsip tersebut terus disampaikan kepada wisatawan sebagai bentuk edukasi agar setiap kunjungan tetap menghormati alam dan budaya setempat.

Cahyadi menjelaskan pramuwisata memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar mendampingi wisatawan menuju destinasi. Seorang pemandu juga berperan mengingatkan pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan kawasan wisata, serta menghormati aturan adat yang berlaku.

Menurutnya, pengembangan pariwisata berkelanjutan membutuhkan dukungan masyarakat di sekitar destinasi. Keramahan terhadap wisatawan perlu diimbangi dengan kepedulian menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan agar memberikan pengalaman yang positif bagi pengunjung.

Ia mengakui sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Ende masih menghadapi berbagai tantangan, seperti persoalan sampah, keterbatasan akses, serta minimnya fasilitas pendukung, termasuk toilet dan tempat sampah. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan wisata.

Cahyadi menegaskan pembangunan sektor pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan promosi destinasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyediaan infrastruktur dasar, serta edukasi lingkungan harus dilakukan secara terpadu agar manfaat pariwisata dapat dirasakan masyarakat tanpa mengurangi kualitas lingkungan.

Ia berharap pemerintah, komunitas, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat terus memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dari kemampuan menjaga kelestarian alam sebagai aset utama Kabupaten Ende.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....