Ekowisata Woi Pedan Bawa Semangat Pelestarian Alam ke Ajang Local Hero Kemenpar
- 07 Jul 2026 16:41 WIB
- Ende
Poin Utama
- Ekowisata Woi Pedan di Desa Riangbao, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, telah masuk dalam 50 besar kandidat Local Hero Kementerian Pariwisata atas komitmen masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mengembangkan wisata.
- Pengelola Ekowisata Woi Pedan, Sesarius Ketepe, menekankan bahwa pencapaian ini bukan sekadar penghargaan, tetapi bukti bahwa gerakan masyarakat dalam merawat lingkungan dapat menjadi kekuatan baru dalam pengembangan pariwisata.
- Konsep ekowisata Woi Pedan mengutamakan keseimbangan antara pelestarian alam dan peningkatan ekonomi masyarakat dengan melibatkan komunitas dalam menjaga kebersihan lingkungan dan berbagai aktivitas pendukung wisata.
RRI.CO.ID,LEMBATA – Upaya masyarakat Desa Riangbao, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, dalam menjaga alam dan mengembangkan potensi wisata berbasis komunitas mendapat perhatian di tingkat nasional. Ekowisata Woi Pedan kini masuk dalam 50 besar kandidat Local Hero Kementerian Pariwisata.
Bagi pengelola Ekowisata Woi Pedan, Sesarius Ketepe, pencapaian tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi bukti bahwa gerakan masyarakat dalam merawat lingkungan dapat menjadi kekuatan baru dalam pengembangan pariwisata.
Sesarius mengatakan, sejak awal pengembangan Woi Pedan, masyarakat Desa Riangbao memiliki komitmen untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai ruang wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan. "Yang kami bangun bukan hanya tempat wisata, tetapi sebuah gerakan bersama masyarakat untuk menjaga alam dan menjadikan potensi yang ada sebagai sumber manfaat bagi warga," kata Sesarius dalam wawancara bersama RRI,Selasa 7 Juli 2026 .
Menurut Sesarius, keberhasilan Woi Pedan masuk dalam 50 besar kandidat Local Hero tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat yang secara aktif mendukung pengelolaan kawasan wisata. Mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, merawat kawasan, hingga terlibat dalam berbagai aktivitas pendukung wisata.
Ia menjelaskan, konsep ekowisata yang dikembangkan Woi Pedan mengutamakan keseimbangan antara pelestarian alam dan peningkatan ekonomi masyarakat. Kehadiran wisatawan diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga meningkatkan kesadaran bersama untuk mempertahankan kekayaan alam yang dimiliki Desa Riangbao.
"Pariwisata harus berjalan bersama dengan konservasi. Kalau alam rusak, maka daya tarik wisata juga akan hilang. Karena itu, masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan destinasi ini," ujarnya. Sesarius menilai, masuknya Woi Pedan dalam 50 besar kandidat Local Hero Kementerian Pariwisata menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata desa di Kabupaten Lembata kepada masyarakat yang lebih luas.
Ia berharap capaian tersebut dapat membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun sektor swasta, untuk mendukung pengembangan fasilitas, promosi, serta peningkatan kapasitas pengelola wisata. Selain menawarkan keindahan alam, Ekowisata Woi Pedan juga membawa nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Riangbao sebagai bagian dari pengalaman wisata yang ditawarkan kepada pengunjung.
Sesarius berharap keberadaan Woi Pedan dapat menjadi contoh bahwa desa memiliki kemampuan untuk mengelola potensi sendiri melalui pendekatan yang berkelanjutan. "Harapan kami, Woi Pedan bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat lain bahwa menjaga alam dan mengembangkan pariwisata dapat dilakukan secara bersama-sama untuk kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....