Kolaborasi BPOLBF-Kemenpar Hadirkan Justin Aldrin di Pentas X Weekend at Parapuar

  • 07 Jun 2026 12:13 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menggelar Pentas X Weekend at Parapuar (WAP) di Natas Parapuar, Labuan Bajo, Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi destinasi wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di kawasan pariwisata super prioritas tersebut.

Pentas X Weekend at Parapuar merupakan hasil kolaborasi program PENTAS (Pagelaran Event di Destinasi Pariwisata Prioritas) milik Kementerian Pariwisata dengan agenda rutin Weekend at Parapuar yang dikembangkan BPOLBF.

Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan Pelaksanaan Event Daerah Kementerian Pariwisata, Eni Komiarti, mengatakan kolaborasi tersebut didorong oleh visi bersama untuk meningkatkan daya saing destinasi melalui penyelenggaraan event berkualitas.

“Melalui kolaborasi ini kami ingin meningkatkan kualitas dan skala penyelenggaraan event. Selain mempromosikan destinasi, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi dan kunjungan wisatawan,” ujarnya di sela kegiatan.

Untuk menarik minat wisatawan dan masyarakat, panitia menghadirkan penyanyi asal Indonesia Timur, Justin Aldrin sebagai bintang tamu utama. Hingga beberapa jam sebelum acara dimulai, jumlah pendaftar tercatat telah melampaui 500 peserta.

Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, mengatakan penyelenggaraan event menjadi salah satu strategi memperkuat citra Labuan Bajo sebagai destinasi wisata unggulan yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga aktivitas kreatif dan hiburan berkualitas.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang promosi destinasi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi UMKM, vendor, dan masyarakat yang terlibat dalam penyelenggaraan event,” katanya.

Menurut Andhy, kegiatan tersebut melibatkan sedikitnya lima UMKM binaan BPOLBF serta berbagai pelaku usaha lokal yang mendukung pelaksanaan acara, mulai dari penyedia perlengkapan teknis, pekerja kreatif, tenaga logistik, hingga penyedia konsumsi.

BPOLBF juga berencana melakukan evaluasi terhadap dampak ekonomi yang dihasilkan dari kegiatan tersebut, termasuk omzet UMKM, tingkat keterlibatan pelaku usaha lokal, serta jumlah pengunjung yang hadir. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pengembangan penyelenggaraan event serupa di masa mendatang.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, BPOLBF, pelaku industri kreatif, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata unggulan yang mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat lokal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....