PELNI Labuan Bajo Sukses Layani Kapal Pesiar MV Odyssey

  • 27 Mei 2026 09:09 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) Cabang Labuan Bajo sukses mendukung operasional kapal pesiar MV Odyssey berbendera Bahamas selama berlayar di wilayah Indonesia melalui layanan keagenan kapal.

Kapal pesiar dengan ukuran 24.344 Gross Tonnage (GT) dan panjang 194 meter itu membawa 274 penumpang serta pertama kali memasuki wilayah Indonesia melalui Pelabuhan Komodo Labuan Bajo pada 25 April 2026 setelah berlayar dari Dili, Timor-Leste.

Selama berada di Indonesia, MV Odyssey menyinggahi sejumlah pelabuhan, di antaranya Pelabuhan Benoa di Denpasar, Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, dan Pelabuhan Tanjung Mas di Semarang.

Dalam mendukung kelancaran operasional kapal, PELNI memberikan layanan full port agency yang mencakup pengurusan dokumen kapal bersama instansi terkait, penyediaan paket wisata di kawasan Taman Nasional Komodo, hingga layanan shuttle bus bagi penumpang di Surabaya dan Semarang.

Kepala Cabang PELNI Labuan Bajo, Fanny Puspita, mengatakan keberhasilan pelayanan keagenan MV Odyssey menjadi bukti kesiapan PELNI Cabang Labuan Bajo dalam mendukung operasional kapal pesiar internasional yang berkunjung ke Indonesia, khususnya di destinasi pariwisata premium Labuan Bajo.

“PELNI Cabang Labuan Bajo siap memberikan dukungan menyeluruh mulai dari pengurusan dokumen, kebutuhan operasional kapal, hingga layanan hospitality bagi penumpang, sehingga aktivitas kapal pesiar internasional selama berada di Indonesia dapat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu,” ujar Fanny dalam keterangan, Selasa 26 Mei 2026.

Selain layanan operasional kapal, PELNI juga memperkuat komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan pelabuhan melalui kolaborasi dengan PT Lamong Energi Indonesia dalam penanganan pembuangan greywater dari MV Odyssey sebanyak 400 ton di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari dukungan PELNI terhadap operasional kapal internasional yang memenuhi standar layanan, keselamatan, dan pengelolaan lingkungan di pelabuhan.

Fanny menyebut kolaborasi antara PELNI dan LEGI merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan keagenan kapal yang terintegrasi dengan penerapan standar pengelolaan lingkungan di pelabuhan.

“Melalui kolaborasi ini, PELNI terus berupaya menghadirkan layanan keagenan kapal yang profesional dan berkelanjutan, termasuk dalam mendukung pengelolaan limbah kapal sesuai standar operasional dan ketentuan lingkungan yang berlaku di pelabuhan Indonesia,” katanya.

PELNI Cabang Labuan Bajo akan terus memperkuat kapabilitas dan kualitas layanan keagenan kapal guna mendukung pertumbuhan industri kapal pesiar internasional di Indonesia serta memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai destinasi wisata maritim unggulan nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....