Weekend at Parapuar Vol. 2 Hadirkan Harmoni Budaya dan Alam di Natas Parapuar
- 12 Apr 2026 12:45 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) kembali menggelar Weekend at Parapuar (WAP) Vol. 2 Tahun 2026 di Natas Parapuar, Sabtu 11 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BPOLBF menghidupkan ruang publik berbasis alam sekaligus memperkuat promosi budaya lokal kepada masyarakat dan wisatawan.
Berlokasi di kawasan Natas Parapuar pada ketinggian 238 meter di atas permukaan laut, acara tersebut memadukan atraksi seni budaya dengan panorama khas Labuan Bajo. Pengunjung disuguhi penampilan tarian tradisional dari Sanggar Wela Rana Komodo, alunan musik Sasando oleh Jegril Pah, serta kolaborasi permainan alat musik Jimbe bersama Hendrik yang menambah semarak suasana.
Selain hiburan seni, WAP Vol. 2 juga menghadirkan permainan tradisional khas Manggarai, Rangkuk Alu, yang melibatkan partisipasi langsung para pengunjung. Antusiasme semakin terasa saat seluruh peserta diajak menari bersama di penghujung acara, menciptakan suasana hangat dan interaktif.
Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen BPOLBF dalam menghadirkan ruang kreatif yang mengintegrasikan pariwisata, budaya, dan partisipasi masyarakat.
“Kami ingin menjadikan Parapuar sebagai ruang hidup yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menjadi panggung ekspresi budaya lokal. Weekend at Parapuar diharapkan dapat menjadi wadah interaksi antara wisatawan dan masyarakat, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal sebagai daya tarik utama Labuan Bajo,” ujar Andhy.
Salah satu pengunjung, Ricky Sugiarto, asal Bandung yang kini bekerja di salah satu hotel di Labuan Bajo, mengapresiasi penyelenggaraan acara tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk memperkenalkan budaya Manggarai kepada wisatawan secara lebih luas.
“Pemandangannya luar biasa, bagus sekali. Harapan ke depannya, Weekend at Parapuar ini bisa dibuat reguler dan lebih sering lagi, karena ini penting sekali agar orang tahu kebudayaan Manggarai lebih jauh lagi,” katanya.
Melalui penyelenggaraan WAP Vol. 2, BPOLBF berharap Parapuar terus berkembang sebagai ruang publik yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis budaya, sekaligus memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata berkarakter.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....