Akses Selat Molo Resmi Ditutup, Pemilik Lahan Khawatir Keselamatan Pengunjung

  • 09 Apr 2026 19:44 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Akses menuju kawasan wisata Selat Molo di Kabupaten Manggarai Barat resmi ditutup dan tidak lagi dibuka untuk umum sejak 8 April 2026. Penutupan ini dilakukan oleh pihak pemilik lahan setelah mengetahui bahwa lokasi tersebut ramai dikunjungi wisatawan tanpa sepengetahuan mereka.

Perwakilan pemilik lahan menyampaikan bahwa area yang ditutup tidak hanya mencakup spot foto yang selama ini viral, tetapi juga akses jalan menuju lokasi tersebut.

“Untuk area yang dimaksud itu termasuk akses jalan menuju ke sana juga,” ujarnya saat di konfirmasi RRI, Kamis 9 April 2026.

Dirinya juga mengungkapkan, pihak keluarga baru mengetahui lokasi tersebut dijadikan tempat wisata setelah melihatnya beredar di media sosial.

“Awalnya pemilik tanah tidak tahu kalau itu dijadikan tempat wisata, kami tahu dari media sosial,” katanya.

Selain karena status lahan pribadi, faktor keselamatan menjadi alasan utama penutupan. Menurutnya, kondisi lokasi yang ekstrem dinilai berisiko bagi pengunjung.

“Alasan ditutup karena kami khawatir akan keselamatan pengunjung. Takut ada korban, nanti yang disalahkan pemilik lahan, padahal kami tidak tahu-menahu tempat itu dijadikan lokasi wisata,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa meskipun lokasi tersebut memiliki keindahan alam yang menarik, pihak keluarga tidak berani membukanya karena pertimbangan risiko.

“Kami juga tahu tempat itu sangat bagus, kalau mau sebenarnya bisa dijadikan tempat wisata dari dulu. Tapi kami sekeluarga takut karena tempatnya sangat ekstrem,” ujarnya.

Sebelumnya, Selat Molo sempat viral di media sosial dan menarik perhatian wisatawan karena panorama alamnya yang indah. Namun dengan adanya penutupan ini, masyarakat diimbau untuk tidak lagi mengunjungi lokasi tersebut demi menghormati hak pemilik lahan serta menjaga keselamatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....