Pariwisata Efektif Promosikan Budaya Daerah Nusa Tenggara Timur

  • 28 Mar 2026 07:34 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Pariwisata dinilai menjadi sarana strategis dalam mempromosikan budaya daerah kepada masyarakat luas. Hal ini disampaikan oleh Jenny Besin dalam obrolan bersama Pro 2 RRI Ende pada Minggu, 22 Maret 2026, yang mengangkat tema “Pariwisata sebagai Sarana Promosi Budaya Daerah”.

Dalam perbincangan tersebut, Jenny mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap pariwisata telah tumbuh sejak kecil. Ia terbiasa berinteraksi dengan alam dan budaya melalui kegiatan bersama keluarga, seperti mengunjungi pantai dan menghadiri acara budaya.

Pengalaman tersebut membentuk ketertarikannya untuk terus mempromosikan kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur hingga saat ini. Menurutnya, pariwisata memiliki peran penting sebagai jembatan dalam memperkenalkan identitas daerah.

Ia mencontohkan Labuan Bajo yang dikenal luas hingga mancanegara, tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga sebagai pintu masuk untuk mengenal budaya lokal. Jenny menegaskan bahwa seluruh wilayah di NTT, seperti Flores, Sumba, dan Alor, memiliki potensi budaya yang sama besar untuk dikembangkan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya inovasi dalam mengemas budaya agar tetap relevan bagi generasi muda. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengaransemen lagu tradisional ke dalam konsep musik modern tanpa menghilangkan nilai aslinya. Menurut Jenny, pendekatan tersebut terbukti mampu menarik minat anak muda untuk kembali mengenal budaya daerah. Namun, Jenny juga menyoroti sejumlah tantangan dalam pengembangan pariwisata, seperti keterbatasan infrastruktur, aksesibilitas, hingga praktik pungutan liar di beberapa destinasi.

Ia menilai hal tersebut dapat menurunkan kenyamanan wisatawan dan berdampak pada citra pariwisata daerah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih baik.

Di akhir obrolan, Jenny mengajak generasi muda untuk aktif mempromosikan budaya melalui cerita, media sosial, serta keterlibatan dalam kegiatan budaya. Ia menekankan menjaga keaslian budaya merupakan tanggung jawab bersama agar tidak hilang di tengah arus modernisasi, sekaligus memastikan warisan budaya tetap lestari bagi generasi mendatang.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....