Tolak Lanjutkan Kuliah, Pemuda Ini Keliling Dunia dari Labuan Bajo

  • 17 Mar 2026 15:58 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Keputusan untuk tidak melanjutkan kuliah sering dianggap sebagai langkah berisiko. Namun bagi Rikardus Gopong, pilihan itu justru membuka jalan untuk menjelajah dunia.

Pemuda asal Nusa Tenggara Timur ini memilih menjadi pemandu wisata profesional dan telah menekuni profesi tersebut selama hampir satu dekade.

Awal perjalanannya dimulai dari pertemuan dengan keluarga angkat asal Prancis yang mengajaknya berkunjung ke Labuan Bajo.

Dari pengalaman itu, Rikardus melihat peluang besar di dunia pariwisata—sebuah profesi yang memungkinkan dirinya bekerja sambil bertemu wisatawan dari berbagai negara.

Alih-alih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, ia memutuskan fokus menjadi pemandu wisata sejak 2018.

Keputusan tersebut perlahan membuahkan hasil.

“Mengenal banyak orang bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya menjadi pemandu wisata yang seru,” ujarnya dalam program Obrolan Spada, Minggu, 1 Maret 2026.

Bagi Rikardus, profesi ini tidak hanya soal kemampuan berbahasa asing, tetapi juga tentang sikap dan karakter.

Ia menilai keramahan, senyuman, serta energi positif menjadi kunci utama dalam memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan.

Salah satu pengalaman paling berkesan dalam kariernya adalah ketika ia diajak berkunjung ke Singapura oleh tamu yang pernah ia pandu.

Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan yang tulus mampu membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang.

Untuk meningkatkan profesionalisme, Rikardus juga mengikuti pelatihan dari Himpunan Pramuwisata Indonesia guna memperoleh lisensi resmi sebagai pemandu wisata.

Menurutnya, sertifikasi menjadi penting untuk meningkatkan kredibilitas sekaligus membuka peluang kerja lebih luas, terutama di destinasi wisata unggulan seperti Labuan Bajo.

Ia berharap semakin banyak anak muda berani mengambil peran di sektor pariwisata.

Baginya, pemandu wisata bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga cara memperkenalkan Indonesia kepada dunia.

“Lewat keramahan kita, wisatawan bisa mengenal Indonesia lebih dekat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....