Tak Patuh Pemandu, Wisata Alam Bisa Berbahaya
- 25 Jan 2026 10:34 WIB
- Ende
– Kepatuhan wisatawan terhadap arahan pemandu menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan aktivitas pariwisata alam di Flores. Hal tersebut disampaikan konsultan pariwisata dari Dinho TurISme, Ferdinand Radawara, dalam dialog Florata Pagi Pro Satu RRI Ende, Kamis (22/1/2026).
Menurut Ferdinand, wisata alam memiliki tingkat risiko yang tidak dapat dihindari karena dipengaruhi langsung oleh kondisi alam yang dinamis. Oleh karena itu, pemahaman wisatawan terhadap karakter alam serta kepatuhan terhadap arahan pemandu menjadi kunci utama keselamatan.
“Ketika berwisata di alam, selalu ada risiko. Karena itu wisatawan perlu memahami kondisi alam dan mematuhi arahan pemandu,” kata Ferdinand.
Ia menjelaskan, pemandu wisata memiliki peran strategis dalam membaca tanda-tanda alam, memantau cuaca, serta mengambil keputusan cepat di lapangan. Keputusan tersebut, kata dia, harus dihormati wisatawan, termasuk saat kegiatan wisata terpaksa dihentikan atau dialihkan demi alasan keselamatan.
Ferdinand mencontohkan perubahan rencana pendakian setelah adanya informasi status gunung berada pada level Siaga 2. Menurutnya, keputusan menghentikan atau mengalihkan aktivitas wisata merupakan langkah preventif untuk menghindari risiko yang lebih besar.
| Baca juga: Akses dan Promosi Jadi Tantangan Wisata Ende |
Ia mengungkapkan, masih ditemukan wisatawan yang mengabaikan rambu keselamatan maupun arahan pemandu di sejumlah destinasi wisata alam. Kondisi tersebut berpotensi memicu kecelakaan dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
“Kepatuhan wisatawan sangat membantu pemandu dan pengelola dalam mengelola risiko wisata alam,” ujarnya.
Selain peran pemandu dan wisatawan, Ferdinand juga menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi kondisi alam dan pariwisata secara akurat kepada masyarakat. Informasi yang tepat dinilai dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapan wisatawan sebelum berkunjung ke destinasi wisata alam.
Dengan meningkatnya kesadaran keselamatan, Ferdinand berharap pariwisata alam di Flores dapat berkembang secara berkelanjutan, aman, dan bertanggung jawab tanpa mengabaikan aspek perlindungan jiwa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....