Polisi Perketat Pengamanan Wisata Bahari Labuan Bajo

  • 10 Jan 2026 19:12 WIB
  •  Ende

KBRN, Manggarai Barat: Pasca tragedi tenggelamnya kapal wisata KLM Putri Sakinah, Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), meningkatkan pengamanan aktivitas wisata bahari di Pelabuhan Marina Waterfront, Labuan Bajo, Sabtu (10/1/2026).

Pengamanan difokuskan pada pelayaran kapal-kapal wisata yang melayani rute menuju kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), salah satu destinasi unggulan yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.

Dalam kegiatan tersebut, personel dari Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) serta Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit) Polres Manggarai Barat diterjunkan langsung untuk memantau aktivitas pelayaran di pelabuhan yang berada di ujung barat Pulau Flores itu.

Tercatat sebanyak 587 wisatawan menggunakan 56 unit kapal wisata melakukan perjalanan laut pada hari tersebut. Sebagian besar kapal mengangkut wisatawan asing yang hendak melanjutkan wisata ke kawasan TNK.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, mengatakan bahwa kehadiran aparat kepolisian di kawasan pelabuhan sangat penting guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan seluruh prosedur keselamatan pelayaran dipatuhi oleh para penyedia jasa wisata bahari.

“Tujuan utama pengamanan ini adalah memastikan seluruh prosedur keselamatan dipatuhi serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang akan berwisata,” kata AKBP Christian dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026) sore.

Ia juga menyampaikan, Pelabuhan Marina Waterfront memiliki peran strategis sebagai salah satu gerbang utama penghubung Pulau Flores dengan destinasi wisata unggulan di Labuan Bajo. Setiap harinya, pelabuhan ini dipadati wisatawan domestik maupun mancanegara yang menggunakan kapal pinisi dan speedboat. Sehingga kehadiran aparat keamanan sangat dibutuhkan guna memastikan seluruh aktivitas wisata bahari berlangsung tertib dan aman.

Dalam pelaksanaan pengamanan, petugas juga aktif memberikan arahan kepada calon penumpang terkait prosedur keselamatan sebelum keberangkatan, seperti penggunaan pelampung serta pendataan identitas penumpang melalui data manifes. Dengan pendekatan humanis namun tegas, petugas memastikan tidak terjadi pelanggaran aturan pelayaran yang berpotensi membahayakan keselamatan penumpang.

“Melalui pengawasan rutin ini, kami berharap wisatawan merasa lebih tenang dan nyaman saat melakukan penyeberangan laut,” ujarnya.

Selain aspek keamanan, kepolisian juga memantau kepatuhan operator kapal terhadap regulasi pelayaran, meliputi kapasitas penumpang, kelengkapan alat keselamatan, hingga kondisi teknis kapal. Langkah ini dilakukan guna mencegah terjadinya kecelakaan laut yang dapat merugikan berbagai pihak serta mencoreng citra pariwisata Labuan Bajo.

“Keamanan dan keselamatan wisatawan merupakan prioritas utama kami. Karena itu, pengawasan langsung terus kami lakukan, terutama di titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan,” ucapnKapolres.

Polres Manggarai Barat juga bersinergi dengan berbagai instansi terkait, seperti KSOP Kelas III Labuan Bajo, TNI AL, Basarnas, serta para agen perjalanan wisata, guna memastikan pelayanan wisata bahari berjalan secara profesional dan berkelanjutan.

Pengawasan ini, lanjut AKBP Christian, tidak hanya dilakukan saat akhir pekan atau hari libur nasional, tetapi juga pada hari-hari biasa mengingat tingginya aktivitas wisata di Pelabuhan Marina Waterfront.

“Keberlanjutan pengawasan ini penting untuk menjaga kepercayaan wisatawan terhadap layanan transportasi laut, khususnya dari Labuan Bajo menuju kawasan Taman Nasional Komodo,” tambahnya.

Ia juga menyoroti kondisi geografis serta dinamika arus laut di perairan TNK yang memerlukan perhatian khusus. Oleh sebab itu, personel Satpolairud Polres Manggarai Barat selalu siaga terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Setiap bertugas, kami selalu menerima pembaruan informasi cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan cuaca ekstrem,” ungkapnya.

Di tengah meningkatnya kunjungan wisata, Kapolres turut mengimbau wisatawan dan pelaku pariwisata agar selalu mematuhi arahan petugas serta mengikuti prosedur keselamatan yang telah ditetapkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....