Sopixology Competition 2025 Angkat Sopi ke Panggung Internasional

  • 19 Nov 2025 22:42 WIB
  •  Ende

KBRN, Manggarai Barat: Meruorah Komodo Labuan Bajo kembali menghadirkan ajang Sopixology Competition 2025 sebagai bagian dari rangkaian Komodo Waterfront Festival 2025. Kompetisi yang memadukan kreativitas meracik minuman dengan kekayaan rempah lokal Sopi ini berlangsung selama dua hari, 18 hingga 19 November 2025, serta menampilkan pertunjukan flair bertaraf internasional.

Pada hari pertama, 18 November 2025, proses audisi digelar di Café et Lobby, lantai lobi Meruorah Komodo Labuan Bajo. Sebanyak 24 bartender terbaik dari Manggarai Barat mengikuti seleksi ketat yang melibatkan peserta dari berbagai hotel, kafe, restoran, dan bar di Labuan Bajo. Lebih dari 100 pendukung turut hadir, menyemarakkan jalannya audisi yang berlangsung kompetitif dan meriah.

Final kompetisi dilaksanakan pada 19 November 2025 di The Bay Restaurant, lantai 6 Meruorah Komodo Labuan Bajo. Sebanyak sepuluh finalis terbaik, ditambah satu juara bertahan, menunjukkan kemampuan mereka dalam meracik cocktail berbahan dasar Sopi.

Para finalis berasal dari berbagai institusi terkemuka seperti Sudamala Resort Komodo, Meruorah Komodo Labuan Bajo, Plataran Komodo Resort & Spa, Taka Bajo, Ta’aktana The Luxury Collection Resort, Le Bajo, Copper Bonnet, Smoke House, dan Seaesta. Lebih dari 150 penonton memenuhi venue untuk memberi dukungan langsung kepada para peserta.

Setelah melalui penilaian yang ketat, panitia resmi menetapkan dua pemenang utama Sopixology Competition 2025. Juara pertama, Deo Kusuma (Meruorah Komodo Labuan Bajo) dengan skor 228, dan juara kedua, Wilfridus Mardiyno (Copper Bonnet) dengan skor 199.

Kompetisi tahun ini semakin istimewa dengan kehadiran dua juri profesional kelas dunia. Eka Jager, Top 10 Legend World Flair Bartender, memukau penonton melalui kecepatan dan ketepatannya dalam meracik cocktail. Sementara itu, Ngurah Udayana, Indonesian Legend Flair Mixologist, menampilkan kreasi minuman yang memadukan rempah dan herba lokal.

Keduanya menutup sesi penjurian dengan fire flair performance, yang menjadi penampilan kelas dunia pertama yang pernah dihadirkan di Labuan Bajo. Pelaksanaan Sopixology Competition tidak hanya menjadi arena adu bakat, tetapi juga mendorong promosi Sopi sebagai minuman khas lokal yang memiliki potensi besar di kancah mixology internasional.

Rangkaian Komodo Waterfront Festival 2025 akan terus berlangsung hingga 22 November dengan berbagai agenda, mulai dari karnaval budaya, pelatihan kuliner, pameran budaya, bazar UMKM, hingga malam puncak yang menghadirkan sendratari modern, Komodo Idol 3 Grand Final, fashion show, serta hiburan musik. Masyarakat dan wisatawan diajak untuk turut serta menyaksikan seluruh rangkaian kegiatan yang memadukan kekayaan budaya, kuliner, dan hiburan khas Labuan Bajo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....