Aplikasi SiOra Balai TN Komodo Resmi Diluncurkan

  • 07 Jul 2025 21:21 WIB
  •  Ende

KBRN, Manggarai Barat: Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) secara resmi meluncurkan aplikasi SiOra, sebagai platform digital untuk pengelolaan TN Komodo, khususnya untuk pemesanan tiket masuk secara online dan penyediaan informasi terkait destinasi wisata tersebut, pada Senin (7/7/2025), bertempat di kawasan Puncak Waringin Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala BTNK, Hendrikus Rani Siga menyampaikan, aplikasi ini sebuah platform digital terintegrasi yang memiliki layanan yang mencangkup berbagai fitur layanan, yang dapat memudahkan pengunjung.

Beberapa fitur bagi pengunjung diantaranya, reservasi kunjungan, navigasi zonasi kawasan, informasi destinasi wisata dalam berbagai bahasa, layanan perizinan online untuk kegiatan seperti penelitian, fotografi, pengunaan drone dengan pembayaran non tunai.

“Ini berikan manfaat besar bagi pengunjung, ini dapat membuat proses pembayaran lebih cepat, praktisi, aman serta nyaman,” kata Hendrikus dalam laporannya.

Selain itu, lanjutnya menyampaikan, melalui fitur aplikasi ini juga dapat memudahkan pengelola kawasan seperti, pelaporan dan monitoring Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) secara akurat, melakukan verifikasi jumlah kunjungan, melakukan proses persetujuan perizinan dan pengaturan konten informasi kawasan secara mandiri.

“SiOra juga memiliki back office yang mendukung pengelolaan integral kawasan. Kami dapat maksimalkan pengelana PNBP, permudah pelaporan, memonitor keuangan secara real time, serta mendorong efisiensi kerja dan tingkatkan literasi digital,” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE), Satyawan Pudyatmoko mengapresiasi peluncuran aplikasi SiOra, sebagai wujud nyata mengembangkan Ekowisata khususnya di kawasan TNK yang saat ini jadi salah satu destinasi yang banyak di kunjungi wisatawan.

“Ini adalah satu bentuk ekoturisme yang menekankan keberlanjutan, moral kita adalah daya tarik alam dan jangan sampai alam ini rusak. Ini salah satu instrumen untuk jamin itu bisa terlaksana, dengan atur kuota pengunjung, buka tutupn kawasan, karena alam perlu istirahat,” ucapnya.

Melalui aplikasi ini di harapkan dapat lebih mengoptimalkan destinasi wisata khususnya TN Komodo. Bukan hanya dari segi pelayanan tapi juga dari jaminan keberlangsungan kawasan konservasi, guna mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....