Jelajahi Keindahan Compang Adat Mano Berbentuk Naga

  • 09 Mei 2025 18:42 WIB
  •  Ende

KBRN, Manggarai Timur: Di jantung Kelurahan Mando Sawu, Manggarai Timur, terdapat sebuah warisan budaya yang luar biasa, Compang Adat Mano. Struktur bangunan compang ini terdiri dari susunan batu kuno yang tidak hanya memukau dengan keindahan arsitekturnya, tetapi juga menyimpan cerita sejarah yang kaya dan menarik.

Dengan panjang 224 m, Compang Adat ini terdiri dari lima bagian yang masing-masing memiliki cerita dan makna tersendiri.

Menurut Tokoh Adat Gendang Mano, Nikolaus Sleman, compang ini dibangun oleh makhluk halus atau roh halus sebagai balas jasa atas kemenangan perang tanding antara Makhluk Halus Rana Mese dengan Makhluk Halus Rana Hembok.

"Konon, compang ini dibangun atas dasar balas jasa karena menang perang tanding antara Darat Rana Mese melawan Darat Rana Hembok. Dulu Darat Rana Mese meminta bantuan nenek moyang kami untuk membantu mereka dalam perang. Perang akhirnya dimenangkan oleh Darat Rana Mese dan sebagai hadiahnya dibangun Compang Mano ini yang bentuknya menyerupai Naga," jelas Nikolaus kepada RRI.

Cerita tentang Compang Adat Mano tidak hanya berhenti pada sejarah pembangunannya. Struktur batu ini juga memiliki keunikan dalam pembangunannya, di mana batu-batu tersebut diyakini diambil dari Sungai Wae Nggelur yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah adat dengan kondisi jalan menanjak, memberikan kesan bahwa compang ini mustahil dikerjakan oleh manusia.

Nikolaus juga menjelaskan bahwa setiap pengunjung yang datang diwajibkan untuk mengenakan pakaian adat kain songke dan selendang khas masyarakat setempat. Ditambahkannya, bahwa setiap tamu juga akan diperkenankan untuk dilatih membunyikan alat musik tradisional gong dan gendang.

"Setiap pengunjung wajib berbusana adat, mengenakan kain songke dan selendang adat. Sampai di rumah gendang pun, pengunjung akan dilatih untuk memainkan alat-alat musik tradisional seorang gong dan gendang," tambahnya.

Selain wisata budaya, Compang Adat Mano juga menawarkan wisata religi dengan adanya Gua Maria di utara Pong Dode serta wisata pertanian (agro tourism) yang menawarkan wisata perkebunan kopi, perkebunan cengkeh, dan pemandangan sawah.

Keindahan dan keunikan warisan budaya ini menawarkan pengalaman wisata yang unik dan tak terlupakan. Anda dapat menikmati keindahan arsitektur compang ini yang dibangun dengan batu-batu kokoh dan tersusun rapi. Selain keindahan arsitektur dan kekayaan historisnya, Compang Adat Mano juga menawarkan pengalaman budaya yang menarik dan memahami lebih dalam tentang budaya dan sejarah masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....