Kadin NTT Perkuat Kerja Sama Regional Tiga Provinsi

  • 30 Jan 2026 11:46 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Kupang - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Nusa Tenggara Timur terus memperkuat kerja sama regional bersama Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat. Kolaborasi ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia melalui sinergi antardaerah.

Ketua Umum Kadin NTT, Bobby Lianto, M.M., MBA, kepada RRI di Florata Pagi, Jumat, 30 Januari 2026, mengatakan kerja sama tersebut dilatarbelakangi kesamaan karakter ketiga provinsi sebagai wilayah kepulauan eks Sunda Kecil. Ketiganya memiliki potensi besar di sektor pariwisata, perdagangan, dan industri kreatif.

Menurut Bobby, kerja sama regional ini dirancang agar ketiga provinsi tidak lagi berjalan sendiri-sendiri dalam mengembangkan ekonomi. Melalui pola sinergi, Bali, NTB, dan NTT diharapkan saling menopang dan mengurangi ketergantungan pasokan dari Pulau Jawa.

Kerja sama tersebut dibangun di atas lima pilar strategis, yakni transportasi, pariwisata dan ekonomi kreatif, energi hijau, perdagangan dan perindustrian, serta pembangunan yang terintegrasi. Pilar transportasi menjadi kunci untuk membuka konektivitas darat, laut, dan udara antardaerah.

Di sektor pariwisata, Kadin mendorong paket wisata terintegrasi Bali-NTB-NTT. Bali diposisikan sebagai pintu masuk utama wisatawan mancanegara yang kemudian diarahkan ke destinasi di NTB dan NTT.

Sementara di bidang perdagangan, kerja sama diarahkan untuk memperluas pasar produk lokal. Produk unggulan NTT didorong masuk ke Bali dan NTB, sekaligus memanfaatkan Bali sebagai gerbang ekspor dan impor.

Untuk jangka menengah, Kadin NTT menyiapkan misi dagang antartiga provinsi. Pengusaha dari Bali dan NTB akan diundang ke NTT untuk melihat langsung potensi investasi, dan sebaliknya.

Bobby menyebut langkah awal kerja sama akan difokuskan pada sektor pariwisata bahari. Salah satu program yang tengah disiapkan adalah pengoperasian kapal pesiar dengan rute Bali-Lombok-Labuan Bajo.

Selain itu, kerja sama juga mulai menyentuh sektor industri dan kehutanan. Kadin NTT telah menghubungkan petani sengon di Sumba dengan pabrik pengolahan kayu di Lombok untuk memperpendek rantai distribusi.

Kadin NTT mengajak pelaku usaha di daerah untuk mulai berpikir secara regional. Kerja sama ini dinilai membuka peluang baru dan memperkuat daya saing pelaku usaha NTT di kawasan Bali dan Nusa Tenggara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....