Franco Baresi Tinggalkan Warisan Loyalitas bagi Sepak Bola
- 04 Agt 2026 15:09 WIB
- Ende
Poin Utama
- Franco Baresi, legenda bek AC Milan, meninggal pada 31 Juli 2026 dalam usia 66 tahun.
- Baresi menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama AC Milan selama 20 musim (1977-1997) dengan lebih dari 700 penampilan.
- Selama masa bermainnya, Baresi membantu AC Milan meraih enam gelar Serie A, tiga Piala Champions Eropa, dua Piala Interkontinental, dan tiga Piala Super Eropa.
RRI.CO.ID, Ende - Dunia sepak bola kehilangan salah satu bek terbaik sepanjang masa setelah legenda Italia Franco Baresi meninggal dunia pada Jumat 31 Juli 2026 dalam usia 66 tahun. FIFA mengenang mantan kapten AC Milan itu sebagai sosok yang mewariskan nilai loyalitas, kepemimpinan, dan dedikasi yang menjadi teladan bagi generasi pesepak bola.
Baresi menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama AC Milan sejak menjalani debut pada 1977 hingga pensiun pada 1997. Selama 20 musim, ia tampil lebih dari 700 kali dan membantu Rossoneri meraih enam gelar Serie A, tiga Piala Champions Eropa, dua Piala Interkontinental, serta tiga Piala Super Eropa sebelum nomor punggung enam dipensiunkan oleh klub.
Loyalitas menjadi salah satu ciri yang paling melekat pada perjalanan karier Baresi. Saat AC Milan terdegradasi ke Serie B akibat skandal Totonero pada 1980, ia memilih tetap bertahan dan ikut membawa klub tersebut kembali menjadi salah satu kekuatan terbesar sepak bola Eropa pada dekade berikutnya.
"Franco Baresi adalah ikon sepak bola. Kepemimpinan, keanggunan bermain, dan dedikasinya menginspirasi jutaan penggemar di seluruh dunia. Warisannya akan terus hidup dan menginspirasi generasi mendatang," kata Presiden FIFA Gianni Infantino dalam pernyataan penghormatan yang dipublikasikan FIFA.
Di level internasional, Baresi mencatatkan 81 penampilan bersama tim nasional Italia dan menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia 1982. Ia juga membawa Gli Azzurri mencapai semifinal Piala Dunia 1990 serta tampil di final Piala Dunia 1994 setelah pulih lebih cepat dari cedera lutut yang sempat mengancam keikutsertaannya.
FIFA juga menilai Baresi sebagai salah satu bek paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola berkat kemampuannya membaca permainan, mengorganisasi lini pertahanan, dan memimpin tim di lapangan. Kiprahnya bersama AC Milan dan tim nasional Italia menjadikan namanya dikenang sebagai salah satu pemain bertahan terbaik sepanjang masa.
Wafatnya Franco Baresi memicu penghormatan dari FIFA, AC Milan, serta berbagai tokoh sepak bola dunia atas kontribusinya bagi olahraga tersebut. Warisan yang ditinggalkannya tidak hanya tercermin dari berbagai gelar yang diraih, tetapi juga dari dedikasi dan kesetiaan kepada satu klub yang melekat sepanjang karier profesionalnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....