Kompetisi Lokal Dinilai Kunci Regenerasi Pesepak Bola
- 30 Jul 2026 10:47 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Minimnya jam bertanding bagi pemain lokal dinilai menjadi tantangan serius dalam pembinaan sepak bola di Kabupaten Ende. Kompetisi yang berkesinambungan dinilai menjadi kunci melahirkan regenerasi pemain sekaligus menjaga gairah olahraga di daerah.
Pandangan tersebut disampaikan pengurus Perut Maju Squad (PMS) yang berharap turnamen sepak bola di tingkat daerah semakin rutin digelar dengan memberi ruang lebih besar bagi talenta lokal. Langkah itu dinilai penting agar pembinaan pemain tidak berhenti pada satu generasi saja.
Dalam wawancara pada segmen CLBK (Cerita Langsung Bersama Komunitas), Jumat, 10 Juli 2026, Syerif mengatakan kompetisi lokal harus menjadi prioritas untuk memperbanyak jam bermain pemain muda. Menurutnya, "Anak-anak lokal perlu lebih banyak kesempatan bertanding supaya muncul regenerasi pemain yang siap memperkuat tim daerah."
Ia menilai penyelenggaraan turnamen seperti Piala Bupati sudah menjadi langkah positif, namun masih perlu diikuti kompetisi yang berlangsung lebih rutin sepanjang tahun. Dengan demikian, proses pembinaan pemain tidak bergantung pada satu agenda pertandingan semata.
Selain mendorong pembinaan atlet muda, PMS juga berupaya menjaga semangat olahraga melalui pertandingan persahabatan setiap pekan. Ketua PMS Joko mengatakan aktivitas tersebut menjadi sarana menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan antaranggota yang berasal dari berbagai profesi.
Menurutnya, tantangan terbesar komunitas bukan sekadar mencari lawan bertanding, melainkan menjaga konsistensi anggota agar tetap aktif berpartisipasi. Untuk itu, PMS menerapkan aturan iuran dan kedisiplinan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam membiayai sewa lapangan dan keberlangsungan kegiatan.
Sementara itu, Ikim menambahkan komunitas olahraga akan terus bertahan apabila setiap anggota memiliki komitmen menjaga kebersamaan. Ia menilai semangat kekeluargaan menjadi alasan utama komunitas tersebut mampu bertahan dan terus berkembang sejak berdiri pada 2021.
Harapan terhadap kompetisi lokal yang lebih rutin tidak hanya berdampak pada prestasi olahraga, tetapi juga membuka ruang pembinaan karakter generasi muda melalui sportivitas, disiplin, dan kerja sama. Jika ekosistem sepak bola daerah terus diperkuat, Ende berpeluang melahirkan lebih banyak pemain berkualitas di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....