Liga Pelajar Diharapkan Hidupkan Kembali Kompetisi Berjenjang di Ende

  • 05 Jul 2026 21:24 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Liga Pelajar SMA diharapkan menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali kompetisi sepak bola berjenjang di Kabupaten Ende.
  • Pelatih sepak bola Ende, Rendy Zen, menekankan bahwa perkembangan pemain pada masa lalu tidak terlepas dari banyaknya turnamen yang tersedia sepanjang tahun.
  • Jumlah kompetisi yang relatif sedikit saat ini menyebabkan banyak pemain muda kesulitan mendapatkan pengalaman pertandingan yang cukup untuk perkembangan mereka.
  • Liga Pelajar dapat menjadi titik awal untuk membangun kembali ekosistem kompetisi berkelanjutan dan melahirkan generasi baru pesepak bola yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

RRI.CO.ID, Ende – Liga Pelajar SMA diharapkan menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali kompetisi sepak bola berjenjang di Kabupaten Ende. Keberlanjutan kompetisi dinilai penting untuk mendukung pembinaan pemain usia muda dan menjaga regenerasi atlet daerah.

Pelatih sepak bola Ende, Rendy Zen, mengatakan dalam program Deep Talk RRI Ende Minggu, 17 Mei 2026, bahwa perkembangan pemain pada masa lalu tidak terlepas dari banyaknya turnamen yang tersedia sepanjang tahun. Menurutnya, kompetisi menjadi wadah bagi pemain untuk menambah pengalaman dan meningkatkan kemampuan secara bertahap.

Ia mengungkapkan generasinya tumbuh melalui berbagai turnamen yang rutin digelar, mulai dari kompetisi usia muda hingga turnamen terbuka. Kesempatan bermain yang lebih sering membuat pemain memiliki jam terbang dan mental bertanding yang lebih baik.

“Dulu kami aktif bermain di berbagai turnamen. Walaupun kadang hanya bermain beberapa menit, mental kami terbentuk karena sering menghadapi pemain-pemain senior,” ujarnya.

Menurut Rendy, kondisi tersebut berbeda dengan situasi saat ini ketika jumlah kompetisi yang tersedia relatif lebih sedikit. Akibatnya, banyak pemain muda kesulitan mendapatkan pengalaman pertandingan yang cukup untuk mendukung perkembangan mereka.

Ia menilai Liga Pelajar dapat menjadi titik awal untuk membangun kembali ekosistem kompetisi yang berkelanjutan. Dengan adanya pertandingan rutin, pemain tidak hanya berlatih, tetapi juga memiliki ruang untuk menerapkan kemampuan yang dipelajari.

Rendy berharap kompetisi usia sekolah dapat terus digelar secara konsisten setiap tahun. Selain mendukung pembinaan pemain, keberlanjutan kompetisi juga diyakini akan membantu melahirkan generasi baru pesepak bola Ende yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....