Sinergi UPT NTT Menguat Lewat Friendly Match Futsal

  • 28 Nov 2025 13:06 WIB
  •  Ende

KBRN, Ngada: Semangat kebersamaan antar Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan NTT kembali menguat melalui pertandingan futsal persahabatan antara Rutan Bajawa dan Lapas Waingapu. Laga persahabatan berlangsung di lapangan futsal Lapas Waingapu pada Jumat (28/11/2025) dengan suasana meriah penuh sportivitas.

Rombongan futsal Rutan Kelas IIB Bajawa tiba di Lapas Waingapu dan disambut hangat jajaran pemasyarakatan setempat. Kepala Lapas Waingapu, Gidion I.S.A. Pally, memimpin langsung penyambutan dengan penuh rasa kekeluargaan bersama pegawai dan warga binaan.

Kegiatan olahraga ini digelar sebagai sarana mempererat koordinasi serta menjaga kebugaran antarpegawai pemasyarakatan di Nusa Tenggara Timur. Pertemuan kedua instansi tersebut juga menjadi momentum membangun komunikasi lebih efektif dalam pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.

Kepala Rutan Bajawa, Prianggoro Agung Wibowo, menegaskan bahwa pertandingan tersebut memiliki nilai penting bagi sinergi UPT Pemasyarakatan. “Pertandingan ini bukan soal menang atau kalah, melainkan memperkuat kebersamaan antar-UPT,” ujar Prianggoro Agung Wibowo.

Ia menambahkan bahwa interaksi santai semacam ini membuat hubungan kerja semakin solid dan komunikatif. “Melalui kegiatan seperti ini sinergi kerja dapat terus meningkat demi optimalnya layanan Pemasyarakatan,” ucapnya.

Kalapas Waingapu, Gidion I.S.A. Pally, mengapresiasi inisiatif kolaboratif yang dibangun oleh Rutan Bajawa melalui ruang olahraga. “Olahraga adalah media efektif mempererat persaudaraan dan kolaborasi positif antarlembaga,” kata Gidion I.S.A. Pally.

Gidion berharap pertandingan serupa dapat berlangsung secara berkelanjutan demi memperkuat hubungan antar-UPT di NTT. “Semoga kegiatan positif seperti ini menjadi pemicu semangat kerja sama dalam pembinaan dan pengamanan,” tambahnya.

Sementara itu, Pelatih Rutan Bajawa, Sonny Nasa, mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi pemainnya selama pertandingan. “Anak-anak bermain dengan semangat tinggi namun tetap menjunjung sportivitas,” kata Sonny Nasa.

Sonny menilai pertandingan tersebut menjadi ruang pembentukan kekompakan tim di luar rutinitas kedinasan. Ia menekankan bahwa kegiatan ini membuktikan kuatnya sinergi antarjajaran Pemasyarakatan di wilayah NTT.

Pertandingan berjalan seru serta disaksikan meriah oleh pegawai dan warga binaan Lapas Waingapu. Laga berakhir imbang 1-1 sebelum dilanjutkan adu penalti yang dimenangkan tim Lapas Waingapu tanpa mengurangi suasana kekeluargaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....