Piala Bupati Ende : Maukaro FC Menang Tipis atas Detukeli

  • 17 Jul 2025 08:19 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende : Tim Kecamatan Maukaro berhasil mengamankan tiga poin penuh setelah mengalahkan Kecamatan Detukeli dengan skor tipis 1-0 dalam laga perdana mereka di Stadion Marilonga, Rabu (16/7) malam. Gol semata wayang dilesakkan saat pertandingan baru berjalan lima menit melalui skema bola mati.

Meskipun mendominasi jalannya pertandingan, lini depan Maukaro gagal menambah gol hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini membuat tim pelatih Maukaro merasa kurang puas dan berencana melakukan evaluasi total di lini serang.

“Kami syukuri tiga poin, tapi jelas anak-anak belum tampil maksimal, khususnya di lini depan,” ujar Pelatih Maukaro, Primus, usai pertandingan. Ia menegaskan bahwa akan ada pembenahan menyeluruh sebelum laga kedua kontra Kecamatan Maurole.

Primus mengakui, tim Kecamatan Detukeli tampil lebih disiplin dalam bertahan dibandingkan laga sebelumnya. Menurutnya, tim lawan banyak belajar dari kekalahan saat melawan Nangapanda di pertandingan pertama.

“Mereka bermain jauh lebih baik malam ini, sangat disiplin dan menutup ruang. Itu menyulitkan kami menambah gol,” ujar Primus. Ia menilai pertandingan di Grup ini cukup ketat dan butuh konsistensi tinggi.

Sementara itu, Pelatih Detukeli, Marten, menyebut timnya telah menunjukkan peningkatan signifikan meski kembali menelan kekalahan. Ia mengatakan, rotasi pemain dan motivasi tambahan berpengaruh pada performa anak asuhnya.

“Anak-anak tampil lebih percaya diri dibanding laga pertama. Meski kalah, kami puas dengan semangat dan daya juang mereka,” ujar Marten. Ia juga menyebut bahwa beberapa sektor sudah mulai menunjukkan kekompakan.

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi, dan Maukaro langsung mencetak gol dari sundulan pemain nomor 18 usai memanfaatkan tendangan bebas. Detukeli mencoba merespon cepat melalui serangan balik dan umpan-umpan panjang.

Beberapa peluang sempat mengancam gawang Maukaro, namun masih belum menemui sasaran. Tiga gelandang utama Maukaro—Wilman, Alfian, dan Kresna—mengendalikan permainan di lini tengah dengan pola bola pendek.

Namun barisan pertahanan Detukeli yang disiplin membuat umpan-umpan terobosan Maukaro mudah dipatahkan. Hingga turun minum, skor tak berubah dan kedua tim masuk ruang ganti dengan wajah berbeda: puas dan kecewa.

Memasuki babak kedua, Maukaro mencoba menekan habis-habisan demi menambah keunggulan. Mereka memasukkan pemain segar dan mengubah strategi untuk membongkar pertahanan Detukeli yang solid.

Sayangnya, meski menguasai bola dan mengurung lawan hampir sepanjang babak kedua, anak-anak Maukaro tetap gagal menambah gol. Tiga peluang Alfian membentur mistar dan tiang gawang mempertegas ketidakefektifan lini serang mereka.

Stadion Marilonga tetap bersorak, namun dengan catatan penting bagi Maukaro: tiga poin memang diraih, tapi lini depan harus segera dibenahi. Sebaliknya, Detukeli pulang tanpa poin, namun dengan rasa percaya diri yang mulai tumbuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....