Yustinus Sani Resmi Tinggalkan PDAM, Siap Bertarung di Pilkada Ende

  • 21 Sep 2024 11:28 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende : Yustinus Sani secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kelimutu Ende. Langkah ini diambil setelah ia memutuskan untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ende 2024, berpasangan dengan Djafar Ahmad sebagai bakal calon Wakil Bupati.

Dalam keterangannya pada Sabtu (21/9/2024), Yustinus mengungkapkan bahwa keputusan ini merupakan respon atas dorongan masyarakat yang menginginkannya ikut berpartisipasi dalam kontestasi politik. Sebagai bentuk tanggung jawab, Yustinus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Ende, khususnya para pelanggan PDAM. Ia mengakui bahwa kontribusinya selama menjabat belum maksimal, namun ia menegaskan bahwa keputusannya untuk terjun ke dunia politik adalah panggilan hati.

"Banyak masyarakat yang menghendaki saya untuk ambil bagian dalam gawai politik ini. Saya harus meninggalkan zona nyaman yang telah saya jalani selama lima tahun di PDAM Tirta Kelimutu," ujar Yustinus.

Yustinus juga menggarisbawahi sejumlah pencapaiannya selama memimpin PDAM Tirta Kelimutu. Salah satunya adalah program sambungan rumah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah, yang menurutnya akan menjadi "kado terakhir" dari masa kepemimpinannya.

"Sebanyak 1.145 sambungan rumah sedang berproses dan diharapkan dapat mulai berjalan pada Oktober 2024," jelasnya.

Mengenai kinerja keuangan PDAM, Yustinus menegaskan bahwa tata kelola perusahaan yang dipimpinnya telah mengalami perbaikan signifikan. Yustinus juga mencatat bahwa kondisi PDAM yang sebelumnya dikategorikan "sakit" kini telah meningkat menjadi "kurang sehat". Meskipun belum mencapai kondisi "sehat", ia optimis bahwa dengan langkah-langkah efisiensi dan pengelolaan yang tepat, perusahaan air minum daerah tersebut akan menjadi sehat pada tahun 2025.

"Sebelum saya menjabat, penilaian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPKP) dan akuntan publik tidak maksimal. Namun sejak 2022 hingga 2024, kami berhasil meraih opini wajar tanpa pengecualian. Saya berharap penerus saya bisa menjaga standar ini dan terus meningkatkan kualitas pengelolaan," ujarnya menambahkan.

Yustinus juga menyarankan agar pengelolaan PDAM dilanjutkan oleh orang-orang dalam yang telah dipersiapkannya, guna memastikan kesinambungan program-program yang sudah berjalan. Ia juga berkomitmen untuk tetap mengabdi bagi masyarakat Kabupaten Ende, baik melalui politik maupun jalur lainnya.

"Jika Tuhan merestui dan masyarakat mendukung, saya akan terus berupaya menyelesaikan persoalan dasar seperti akses air minum, terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah," katanya menegaskan.

Dengan pengunduran diri Yustinus dari jabatannya sebagai Direktur PDAM Tirta Kelimutu, Pemerintah Kabupaten Ende diharapkan segera menunjuk pejabat sementara untuk melanjutkan kepemimpinan di PDAM hingga terpilihnya direktur definitif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....