Bupati Ngada - Andreas Paru : "Konsep Agribisnis Tuka, Tuku, Teka: Lebih dari Sekadar Pertanian Primer"

  • 08 Jul 2024 11:22 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende : Bupati Ngada, Paru Andreas, S.H., M.H., telah memperkenalkan serangkaian program kerja inovatif yang berfokus pada pengembangan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan pariwisata. Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan konsumsi (Tuka), tabungan (Tuku), dan investasi atau pemasaran (Teka). Konsep Tuka, Tuku, Teka ini menggambarkan semangat transformasi perekonomian masyarakat Ngada dari sektor primer ke sektor sekunder dan tersier.

Dalam wawancara dengan RRI Ende , Bupati Paru Andreas menegaskan, Tujuan utama dari kebijakan pembangunan ini adalah untuk mewujudkan masyarakat Ngada yang unggul, mandiri, dan berbudaya, dengan basis pertanian dan pariwisata yang berwawasan lingkungan.

Menurutnya Konsep agribisnis Tuka, Tuku, Teka memiliki lingkup yang jauh lebih luas dari sekadar pertanian primer. Agribisnis mencakup berbagai usaha yang terangkai dalam suatu sistem yang terdiri atas beberapa subsistem. Bupati Paru Andreas menjelaskan, konsep ini adalah bentuk nyata dari kearifan lokal yang mengedepankan transformasi ekonomi yang berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, DR.Gabriel Lele - Doktor Manajemen & Kebijakan Publik – FISIPOL UGM, memberikan pandangannya, "Program Tuka, Tuku, Teka yang diinisiasi oleh Bupati Paru Andreas adalah langkah yang sangat strategis. Dengan memfokuskan pada tiga kebutuhan dasar yaitu konsumsi, tabungan, dan investasi, program ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih produktif dan mandiri secara ekonomi."

Subsistem ini mencakup kegiatan usaha yang menghasilkan dan memperdagangkan sarana produksi pertanian primer, seperti industri pupuk, obat-obatan, bibit/benih, serta alat dan mesin pertanian. Melalui pengembangan subsistem ini, diharapkan para petani di Ngada dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian mereka.

"Pengembangan agribisnis hulu sangat penting untuk memastikan bahwa petani memiliki akses terhadap sarana produksi yang berkualitas. Hal ini akan meningkatkan produktivitas dan hasil panen," ujar Gabriel yang juga adalah Putra daerah Kabupaten Ngada.

Bupati Paru Andreas pada kesempatan itu juga mengatakan, dengan semangat Tuka, Tuku, Teka, masyarakat Ngada dapat bertransformasi menuju perekonomian yang lebih maju dan berkelanjutan, sekaligus menjaga dan mengembangkan potensi lokal yang ada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....