Pemkab Flotim-Undana Perkuat Kolaborasi Pembangunan Berbasis Riset

  • 07 Okt 2026 14:01 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur: Pemerintah Kabupaten Flores Timur mematangkan pembaruan kerja sama strategis dengan Universitas Nusa Cendana atau Undana melalui penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kamis 1 Oktober 2026. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pembangunan daerah berbasis riset, inovasi, dan kebutuhan nyata masyarakat.

Pembahasan pembaruan kerja sama berlangsung dalam pertemuan koordinasi di ruang rapat Bupati Flores Timur. Pertemuan dihadiri Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen, jajaran organisasi perangkat daerah terkait, serta perwakilan Undana, Dr. Siprianus S. Garak dan Jemri Natonis.

Pembaruan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut kemitraan Pemkab Flores Timur dan Undana untuk periode 2022–2025 yang telah berakhir. Doni Dihen menilai keterlibatan perguruan tinggi penting untuk menghasilkan kajian ilmiah dan data yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan.

Menurutnya, kajian berbasis data diperlukan agar kebijakan pemerintah daerah dapat disusun secara terarah, terukur dan tepat sasaran. Kerja sama dengan perguruan tinggi juga diharapkan dapat memastikan program pembangunan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Sejumlah sektor menjadi fokus dalam pembaruan kerja sama tersebut, di antaranya pengembangan KKN Tematik dan sentra peternakan. Selain itu, peningkatan produktivitas pertanian lahan kering serta evaluasi mutu pendidikan juga menjadi bagian dari rencana kolaborasi.

Pada sektor pendidikan, kajian akan diarahkan pada aspek literasi, numerasi, kurikulum hingga kinerja tenaga pendidik. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Flores Timur.

Kerja sama juga akan diarahkan pada pengembangan inovasi daerah serta pengukuran dampak ekonomi tradisi Semana Santa. Kajian tersebut mencakup dampaknya terhadap UMKM, perhotelan, transportasi dan sektor usaha lainnya.

Melalui program Kabupaten Fokus, Undana mendorong pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya penelitian, pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat, agar lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah. Implementasinya akan dilakukan melalui pemetaan kebutuhan bersama pemerintah daerah, keterlibatan fakultas serta pelaksanaan KKN Tematik.

Pemkab Flores Timur berharap pembaruan kemitraan tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan akademisi. Kolaborasi juga diharapkan berkembang dengan melibatkan dunia usaha, organisasi masyarakat dan media melalui pendekatan Pentahelix.

Pelibatan perguruan tinggi lokal juga menjadi perhatian untuk meningkatkan efektivitas pendampingan sekaligus menekan biaya operasional. Melalui kerja sama yang lebih terarah, Pemkab Flores Timur dan Undana menargetkan lahirnya solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi berbagai tantangan pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....