Bupati Sikka Lantik Sekda Definitif, Tekankan Penguatan Pemerintahan
- 07 Okt 2026 14:00 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka: Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago melantik Margaretha Movaldes da Maga Bapa, ST, M.Eng sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sikka, Rabu, 7 Oktober 2026. Pelantikan berlangsung di Aula Nawacita Kampus Universitas Nusa Nipa dan dihadiri Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi, Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, dan lurah.
Margaretha sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Sikka sekaligus Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Ia terpilih setelah mengikuti rangkaian seleksi calon Sekda bersama sejumlah pejabat lainnya dan memperoleh nilai tertinggi berdasarkan penilaian manajemen talenta, rekam jejak, serta wawancara akhir. Pengangkatannya mendapat persetujuan Gubernur NTT setelah terbit pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Bupati Yoris mengatakan, pelantikan Sekda bukan sekadar pengisian jabatan, tetapi momentum untuk memperkuat barisan pengabdian pemerintah kepada masyarakat. Ia meminta Margaretha menjadi penggerak utama konsolidasi birokrasi, memperkuat komunikasi ant perangkat daerah, serta membangun koordinasi dengan DPRD, Forkopimda, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan masyarakat.
“Jadilah Sekda yang mampu mendengar, merangkul, dan menyatukan. Pastikan seluruh mesin pemerintahan bergerak dalam satu arah dan satu tujuan,” ujarnya.
Bupati Yoris juga meminta jajaran ASN membangun budaya kerja yang cepat dan tidak terjebak pada rutinitas administrasi yang memperlambat pelayanan. “Kita kerja cepat, kita kerja tepat. Jangan sampai surat yang kita minta hari ini, besok baru keluar, padahal suratnya hanya satu lembar,” katanya.
Menurutnya, setiap dokumen, kebijakan, program, dan anggaran pemerintah memiliki konsekuensi terhadap kehidupan masyarakat sehingga harus dikerjakan dengan integritas, kompetensi, dan tanggung jawab. Selain memperkuat pelayanan publik, Bupati Yoris berharap Sekda baru mampu mengorkestrasi berbagai agenda pemerintahan, termasuk penanganan pascabencana 15 Agustus yang membutuhkan koordinasi lintas sektor.
Ia mengajak seluruh ASN dan pimpinan perangkat daerah bekerja secara kolektif, menghadirkan solusi, serta mendorong inovasi. “Sikka tidak akan maju kalau kita bekerja sendiri-sendiri. Sikka akan maju apabila kita membangun kekuatan kolektif dan tanggung jawab kolektif,” katanya tegas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....