Menjaga Rasa Aman Ditengah Kehidupan Huntara
- 07 Okt 2026 08:54 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur - Aktivitas warga terus berlangsung di Huntara III Blok A, Desa Konga, Kecamatan Titehena, Flores Timur. Di tempat yang menjadi ruang tinggal sementara bagi masyarakat tersebut, kehidupan perlahan berjalan dengan berbagai kesibukannya, meski suasana pascabencana masih menjadi bagian dari keseharian warga.
Di tengah aktivitas itu, kehadiran seorang anggota kepolisian menjadi bagian dari upaya menjaga rasa aman. Bhabinkamtibmas Desa Nawokote, Kecamatan Wulanggitang, Aipda Semarno K. Nenotek, datang menyambangi warga sekaligus melakukan patroli dialogis di lingkungan Huntara, Senin, 6 Oktober 2026.
Tidak ada jarak dalam pertemuan tersebut. Aipda Semarno berdialog langsung dengan sejumlah warga, mendengarkan situasi yang mereka rasakan selama tinggal di Huntara, sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
Bagi warga yang tinggal di tempat hunian sementara, rasa aman menjadi bagian penting dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Karena itu, menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh warga.
Aipda Semarno mengajak masyarakat untuk tidak bersikap pasif ketika menemukan persoalan keamanan. Warga diminta segera berkomunikasi dengan pihak kepolisian apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas di lingkungan tempat tinggal mereka.
Pesan tersebut disampaikan bukan sekadar sebagai imbauan. Komunikasi yang terjalin antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu cara untuk membangun kepedulian bersama, terutama ketika warga masih menjalani kehidupan di tengah situasi pascabencana.
Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri membangun kedekatan dengan warga. Menurutnya, komunikasi langsung diperlukan agar persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat dapat diketahui dan diantisipasi lebih awal.
Tidak hanya berbicara tentang keamanan lingkungan, warga juga diingatkan untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan serta tindak pidana perdagangan orang. Kewaspadaan masyarakat dan komunikasi cepat dengan aparat dinilai penting apabila warga menemukan adanya indikasi yang dapat membahayakan lingkungan maupun masyarakat.
Di Huntara, percakapan sederhana antara polisi dan warga menjadi bagian dari ikhtiar menjaga kehidupan bersama. Sebab, keamanan bukan hanya tentang tidak adanya gangguan, tetapi juga tentang adanya rasa saling peduli dan kesediaan untuk saling menjaga.
Warga pun merespons baik kehadiran Bhabinkamtibmas selama kegiatan berlangsung. Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kondisi lingkungan sekaligus menerima pesan-pesan yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan.
Dari Huntara III Blok A, pesan yang dibawa sederhana: rasa aman tumbuh ketika warga tidak berjalan sendiri. Ketika masyarakat dan aparat terus berkomunikasi, saling peduli, dan bersama-sama menjaga lingkungan, tempat tinggal sementara pun dapat menjadi ruang yang lebih aman, nyaman, dan kondusif untuk menjalani kehidupan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....