Komunitas Stipar Ende Didorong Jadi Ruang Aman untuk Bertumbuh Bersama

  • 04 Okt 2026 12:50 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende- Sekolah Tinggi Pariwisata (Stipar) Ende didorong menjadi ruang yang aman dan ramah bagi seluruh sivitas akademika untuk belajar, bertanya, menyampaikan pendapat, hingga memperbaiki kesalahan. Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunitas kampus yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan.

Ketua Stipar Ende Dr. Fransiskus Zaverius Maria Deidhae, M.A., pada resepsi Dies Natalis ke-36 Stipar Sabtu 3 Oktober 2026, mengatakan perjalanan 36 tahun Stipar Ende tidak hanya menunjukkan pertambahan usia lembaga, tetapi juga hasil dedikasi dan kebersamaan banyak pihak. Ia menilai kampus perlu dipandang sebagai ekosistem kehidupan dan keluarga besar yang mempertemukan orang dengan latar belakang, kemampuan, serta karakter yang beragam.

Dr. Fransiskus menegaskan komunitas kampus tidak cukup hanya ditandai dengan aktivitas bersama, tetapi harus disertai ikatan emosional dan kepedulian terhadap sesama. Karena itu, keberhasilan seorang mahasiswa, dosen, maupun tenaga pendidik diharapkan menjadi kebanggaan bersama, sementara mereka yang menghadapi kesulitan perlu mendapat perhatian dan dukungan.

Ia menjelaskan, mahasiswa yang menghadapi tugas menumpuk, persoalan pribadi, atau mulai menjauh dari lingkungan kampus tidak seharusnya dibiarkan menghadapi masalah seorang diri. Menurutnya, perhatian sederhana seperti mengajak berbicara atau menemani kembali beraktivitas dapat menjadi bentuk nyata semangat komunitas.

Ia juga menuturkan, semangat tersebut sejalan dengan nilai iman yang menjadi bagian dari kehidupan Stipar Ende, karena iman tidak hanya diwujudkan melalui hubungan pribadi dengan Tuhan, tetapi juga melalui relasi dengan sesama. Nilai iman perlu diterjemahkan dalam integritas, kasih, kepedulian, serta kemauan untuk membantu orang lain di tengah kehidupan yang semakin individualistis.

Menurutnya, Untuk memperkuat komunitas tersebut, Stipar Ende mendorong terciptanya ruang yang aman untuk berdiskusi dan menyampaikan kritik tanpa rasa takut. Keterlibatan sivitas akademika dalam kegiatan sosial, pengembangan bakat dan minat, serta program Green Campus juga diharapkan membentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Ia menambahkan, agar persaingan akademik tidak berubah menjadi alasan untuk saling menjatuhkan di antara mahasiswa maupun sivitas akademika. Ia mendorong seluruh potensi yang ada di Stipar Ende dipadukan melalui prestasi, kreativitas, dan pengabdian kepada masyarakat sehingga kompetensi dapat berkembang tanpa merusak hubungan antarsesama.

Dr. Fransiskus berharap Stipar Ende semakin kuat sebagai komunitas pendidikan yang mampu membuat setiap anggotanya merasa diterima, didukung, dan memiliki ruang untuk berkembang. Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan Dies Natalis ke-36 sebagai titik balik untuk memperbarui persaudaraan, semangat belajar, dan kepedulian terhadap lingkungan kampus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....