Jadi Perawat dan Pasien, Mahasiswa Keperawatan Praktik Cara Berkomunikasi

  • 04 Okt 2026 13:03 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Mahasiswa D-III Keperawatan Ende tidak hanya menerima materi komunikasi secara teori, tetapi langsung mempraktikkannya melalui simulasi perawat dan pasien. Praktik tersebut menjadi bagian dari Kuliah Tamu Pengembangan Kemampuan Komunikasi dan Public Speaking yang mengajak mahasiswa belajar melalui situasi menyerupai pelayanan nyata.

Maria Salestina Sekunda, SST., M.Kes., Ns., Dosen Medikal Bedah dan Dosen Prodi D-III Keperawatan Ende sekaligus moderator kegiatan, dalam sambutannya di Aula Prodi D-III Keperawatan Ende, Jumat 2 Oktober 2026, mengatakan mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman langsung dalam menerapkan komunikasi. Menurutnya, praktik membuat mahasiswa dapat melihat bagaimana teori komunikasi diterapkan ketika berhadapan dengan pasien.

Maria Sekunda menjelaskan, Mahasiswa kemudian dibagi dalam kelompok untuk menjalankan peran masing-masing sebagai perawat maupun pasien. Kelompok pertama memulai simulasi dengan sapaan kepada pasien dan pertanyaan mengenai kondisi yang dirasakan sebelum pemeriksaan.

Dalam simulasi tersebut, pasien menyampaikan bahwa keadaannya baik, namun masih merasakan nyeri pada bagian ulu hati sejak malam. Jawaban itu menjadi gambaran bagi mahasiswa mengenai bagaimana keluhan pasien dapat muncul melalui percakapan sederhan, sederhana, ujarnya.

Ia menuturkan, Praktik juga diarahkan agar mahasiswa tidak terburu-buru memberikan respons ketika pasien menyampaikan keluhan. Perawat perlu menyimak informasi yang diberikan dan menyesuaikan pertanyaan berikutnya dengan kondisi yang disampaikan pasien.

Menurutnya, Selain simulasi perawat dan pasien, mahasiswa mengikuti kegiatan relaksasi dengan melakukan peregangan otot. Gerakan dilakukan bersama mengikuti arahan sehingga mahasiswa dapat berpartisipasi secara aktif dalam rangkaian kegiatan.

Ia menambahkan, Pengalaman tersebut membuat pembelajaran public speaking dikaitkan dengan kebutuhan komunikasi dalam profesi keperawatan. Mahasiswa tidak hanya dilatih berbicara di depan kelompok, tetapi juga berkomunikasi secara langsung dalam hubungan antara perawat dan pasien.

Maria Sekunda berharap metode praktik dapat membuat mahasiswa lebih terbiasa menghadapi situasi komunikasi dalam pelayanan keperawatan. dan berharap mahasiswa memiliki keberanian untuk berbicara, kemampuan mendengarkan, serta ketepatan dalam merespons pasien.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....