Mahasiswa Keperawatan Dilatih Bertanya Tepat untuk Gali Keluhan Pasien

  • 04 Okt 2026 13:05 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Cara mengajukan pertanyaan menjadi bagian penting dalam komunikasi antara perawat dan pasien karena informasi mengenai kondisi pasien tidak selalu dapat diperoleh melalui pertanyaan yang bersifat umum. Kemampuan tersebut dilatih melalui Kuliah Tamu Pengembangan Kemampuan Komunikasi dan Public Speaking bagi mahasiswa D-III Keperawatan Ende Poltekkes Kemenkes Kupang.

Maria Salestina Sekunda, SST., M.Kes., Ners., Dosen Medikal Bedah dan Dosen Prodi D-III Keperawatan Ende sekaligus moderator kegiatan, saat diwawancarai oleh RRI Ende di Aula Prodi D-III Keperawatan Ende, Jumat 2 Oktober 2026, mengatakan mahasiswa perlu memahami cara berkomunikasi yang tepat saat berhadapan dengan pasien. Ia menjelaskan, komunikasi menjadi sarana bagi perawat untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi dan keluhan yang dirasakan pasien.

Maria Sekunda menegaskan, Dalam praktiknya, mahasiswa dari kelompok pertama diberikan kesempatan memainkan peran sebagai perawat. Mahasiswa tersebut membuka percakapan dengan menyapa pasien kemudian menanyakan kondisi serta perasaan pasien sebelum pemeriksaan.

Ia menjelaskan, Mahasiswa yang berperan sebagai pasien menjawab bahwa kondisinya baik-baik saja, tetapi masih merasakan nyeri pada bagian ulu hati sejak malam. Jawaban tersebut kemudian menjadi informasi yang dapat digali lebih lanjut oleh mahasiswa yang berperan sebagai perawat.

Menurutnya, respons pasien perlu menjadi perhatian perawat dalam menentukan pertanyaan berikutnya. Dengan demikian, komunikasi tidak berjalan satu arah, tetapi berkembang berdasarkan informasi yang diberikan pasien.

Latihan tersebut juga mengajarkan mahasiswa untuk mendengarkan secara aktif selama berkomunikasi. Kemampuan mendengar menjadi bagian penting agar perawat tidak hanya fokus menyampaikan pertanyaan, tetapi memahami jawaban pasien secara utuh, katanya.

Ia menambahkan, Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan latihan relaksasi melalui peregangan otot tubuh. Aktivitas tersebut memberi pengalaman kepada mahasiswa untuk mengikuti instruksi sekaligus membangun suasana pembelajaran yang lebih aktif.

Maria Sekunda berharap mahasiswa semakin mampu menggunakan pertanyaan yang tepat ketika menggali informasi dari pasien. dan berharap keterampilan tersebut dapat membantu calon perawat membangun komunikasi yang efektif sejak awal interaksi hingga proses pemeriksaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....