Logistik Air Bersih Terus Disalurkan ke Delapan Desa Palue
- 04 Okt 2026 12:52 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Pendistribusian logistik bagi warga terdampak gempa Flores di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, terus dilakukan secara masif. Bantuan berupa air mineral dalam kemasan disalurkan dari Posko Tanggap Darurat BPBD Kabupaten Sikka menuju sejumlah desa di wilayah tersebut.
Air mineral didistribusikan ke Desa Lidi, Kesokoja, Rokirole, Nitung Lea, Tuanggeo, Ladolaka, Maluriwu, dan Reruwairere. Distribusi dilakukan rutin dua kali dalam sepekan menggunakan kapal Ferry Inerie II dari Posko Komando Tanggap Darurat BPBD Sikka.
Setibanya di Palue, logistik kemudian diangkut menggunakan kendaraan operasional BNPB untuk menjangkau setiap desa. Proses pendistribusian turut dibantu personel TNI AD yang masih bersiaga di wilayah terdampak gempa.
Camat Palue, Rudolfus Riba, mengatakan seluruh bantuan logistik yang dikirim telah diantar hingga ke desa-desa penerima. “Sudah terakhir kemarin di Desa Kesokoja,” kata Rudolfus saat dihubungi, Jumat 2 Oktober 2026.
Distribusi bantuan menuju desa-desa di Palue menghadapi tantangan kondisi geografis dan infrastruktur jalan. Salah satu rute yang cukup berat adalah perjalanan dari Kantor Camat Palue menuju Desa Nitung Lea yang berjarak sekitar 9 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.
Perjalanan menuju Nitung Lea melewati tanjakan ekstrem dan turunan curam yang berdampingan dengan jurang. Sebagian besar permukaan jalan berupa rabat beton, sementara di sejumlah titik bekas longsor masih terdapat material tanah putih yang berdebu dan belum mengeras.
Kondisi tersebut membuat kendaraan harus melaju dengan penuh kehati-hatian, terutama saat melintasi ruas jalan yang licin dan tidak stabil. Situasi semakin menantang ketika kendaraan harus melewati tanjakan tanah setelah jembatan di wilayah Nitung Lea.
Mobil operasional BNPB berwarna oranye yang dikemudikan staf Kecamatan Palue, Nong Sanda, sempat tampak oleng saat menaklukkan tanjakan dengan kemiringan cukup tinggi. Namun, kendaraan berhasil dikendalikan dan melanjutkan perjalanan untuk mengantar bantuan kepada warga.
“Sudah biasa setiap hari lewat di sini,” ujar Nong Sanda. Distribusi logistik tersebut menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan warga Palue yang masih menghadapi dampak gempa Flores pada 15 Agustus 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....