Jejak Zaman Dorong Budaya Membaca di Tengah Dominasi Gawai
- 02 Okt 2026 12:43 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Komunitas Jejak Zaman mendorong budaya membaca sebagai bagian dari kebutuhan sehari-hari di tengah kuatnya pengaruh gawai dan media sosial.
Gerakan literasi dinilai penting untuk membantu generasi muda memahami informasi sekaligus menerapkan nilai-nilai Pancasila.
Pendiri Komunitas Jejak Zaman, Yan Surachman, mengatakan komunitas tersebut lahir di Larantuka pada 10 Mei 2023.
Komunitas itu berawal dari keprihatinan para pendidik terhadap kebiasaan membaca anak di luar lingkungan sekolah.
Menurut Yan, banyak siswa terbiasa membaca ketika berada di sekolah. Namun, kebiasaan tersebut belum tentu berlanjut ketika mereka berada di rumah.
“Kami tahu persis permasalahan anak-anak didik, salah satunya masalah literasi,” kata Yan dalam program CLBK Pro 2 RRI Ende, Kamis, 1 Oktober 2026.
Jejak Zaman kemudian mengembangkan berbagai kegiatan literasi, seperti lapak baca, membaca bersama, menggambar, lomba menulis, dan lomba menggambar.
Komunitas tersebut juga membangun perpustakaan dan situs web secara swadaya. Ruang kolaborasi turut dibuka bagi masyarakat yang bergerak dalam kegiatan literasi.
Yan menilai pendekatan literasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan minat pembaca.
Menurutnya, generasi muda yang tertarik pada pertanian akan lebih mudah terdorong membaca jika tersedia buku dan bahan bacaan yang sesuai dengan minat mereka.
Di tengah dominasi teknologi, Yan menilai kemampuan membaca tetap dibutuhkan. Informasi digital juga menuntut kemampuan memahami teks, konteks, dan sumber informasi.
Ia mengingatkan generasi muda agar tidak sepenuhnya bergantung pada teknologi. Informasi yang diterima juga perlu diperiksa sumbernya sebelum dipercaya.
“Literasi membantu kita memahami konteks kalimat sehingga tidak mudah salah paham,” ujarnya.
Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Yan mengaitkan budaya literasi dengan nilai-nilai Pancasila yang menekankan pentingnya membaca, memahami, dan mengolah pengetahuan.
Menurutnya, kemampuan literasi menjadi bekal untuk membangun sikap kritis dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Ke depan, Jejak Zaman berharap semakin banyak komunitas literasi tumbuh di berbagai daerah. Menurut Yan, kebutuhan terhadap ruang baca dan kegiatan literasi masih besar, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....