TP PKK Manggarai Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa
- 01 Okt 2026 09:15 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manggarai, Meldyanti Hagur Marcelina Nabit, kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan di Kelurahan Lawir dan Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong, Selasa 29 September 2026. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang masih merasakan dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7.
Saat menyambangi para lanjut usia di Kampung Ngawe, Kelurahan Pau, Meldyanti disambut hangat oleh warga. Ia memeluk dan menyapa warga satu per satu sekaligus memberikan penguatan moril di tengah kondisi pascagempa.
Meldyanti mengatakan, kondisi warga yang masih memilih bertahan di luar rumah setelah lebih dari satu bulan pascagempa perlu mendapat perhatian. Menurutnya, terpal menjadi salah satu kebutuhan utama untuk memberikan perlindungan dan kenyamanan selama warga masih berada di luar rumah.
"Terpal ini banyak manfaatnya, lebih khusus untuk melindungi dari cuaca dingin dan hujan yang sudah mulai turun, sehingga bisa ditambahkan pada dinding hunian sementara. Selain itu juga bisa digunakan untuk alas di dalam tenda," ujar Meldyanti.
Meldyanti menyebut sebagian masyarakat masih mengalami trauma akibat gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026. "Saat ini masyarakat hampir semuanya trauma," katanya.
Ia mengimbau warga tetap tenang dan waspada selama masa transisi penanganan bencana. Pemerintah Kabupaten Manggarai telah menetapkan Masa Transisi Darurat ke Pemulihan selama 90 hari, terhitung mulai 29 September 2026, setelah berakhirnya masa Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi pada 15 Agustus hingga 28 September 2026.
Dampak psikologis gempa masih dirasakan sejumlah warga yang memilih tetap berada di posko darurat karena khawatir terhadap gempa susulan. Warga RT 06 Lawir, Yohanes A. Novie, mengaku masih memilih tidur di posko karena merasa takut kembali terjadi gempa.
Hal senada disampaikan Theresia Nahis, salah seorang lansia di Kampung Ngawe. Ia mengatakan tenda darurat masih menjadi pilihan yang dianggap paling aman untuk beristirahat pada malam hari.
Theresia bersama warga lainnya, Aleksius Hambur dan Sebas Stat, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang disalurkan. "Terima kasih untuk Bapak Bupati Manggarai Hery Nabit dan Ibu," ungkap Theresia.
Ketua RT 06 Lawir, Ardi Lurum, mengatakan kehadiran pemerintah menjadi bukti bahwa warga tidak sendiri dalam menghadapi bencana. "Jangan melihat besar kecilnya yang kita terima, tetapi mari kita syukuri. Ini merupakan bentuk perhatian nyata dan niat baik dari Bapak Bupati dan Ibu Bupati kepada kita," katanya.
Bantuan logistik yang disalurkan bersumber dari Posko BPBD Kabupaten Manggarai berupa sembako, terpal, dan selimut. Sementara itu, paket rendang siap saji merupakan bantuan solidaritas dari Pemerintah dan warga Kota Padang bagi masyarakat Flores.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....